Tukang Bubur Nyambi Jual Ganja

36
0

KARANGPAWITAN – Satuan Reserse Narkoba Polres Garut menangkap seorang tukang bubur di Kecamatan Bayongbong. Pria berinisal RR (30) ini diduga menjadi penjual narkotika jenis ganja.

Bukan hanya RR (30). Polisi juga mengamankan tiga rekan pelaku yakni RM (25), AK (34) dan RJ (37). “Jadi ada empat orang yang kami amankan. Semuanya ada keterkaitan soal penjualan narkoba,” ujar Kasat Narkoba Polres Garut AKP Cepi Hermawan kepada wartawan di Mapolres Garut Senin (19/8).

Cepi mengatakan pengungkapan jaringan penjual narkoba jenis ganja tersebut berawal dari laporan masyarakat di Kecamatan Bayongbong yang resah dengan adanya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Dari laporan tersebut pihaknya langsung mendalami dan menyelidiki.

Hasilnya, terungkap bahwa penjual barang haram tersebut merupakan seorang tukang bubur berinisial RR. “Dari penangkapan tukang bubur ini kami amankan beberapa paket ganja siap jual,” katanya.

Dalam mengedarkan barang haram itu RR menawarkannya ke generasi muda di wilayah Bayongbong yang sudah akrab dengan pelaku. “Jadi tidak asal jual, pelaku ini menjual kepada pelanggan setianya,” katanya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Cepi, aksi jual ganja dilakukannya sebagai usaha sampingan berdagang bubur. Dia nekat menjual narkoba karena keuntungannya besar dibandingkan jualan bubur.

Sementara dari penangkapan tukang bubur itu pihaknya langsung melakukan pengembangan hingga tiga pelaku lainnya ditangkap di wilayah berbeda. “Kami kembangkan kasus ini butuh waktu beberapa minggu. Alhamdulillah semuanya tertangkap,” ujarnya. Dari para pelaku polisi menyita beberapa paket ganja.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat jaringan narkoba itu ditahan di Polres Garut. Mereka dijerat pasal 114 ayat 1, pasal 111 ayat 1, pasal 132 ayat 1 huruf A Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal seumur hidup. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.