Tulip Tuntas Sebelum Akhir Tahun

46
0
MEMANTAU. Wakil Direktur Umum RSUD dr Soekardjo H Deni Diyana MSi (dua dari kanan) saat mendampingi Wakil Wali Kota Tasikmalaya H M Yusuf saat melakukan monitoring pembangunan di RSUD beberapa waktu lalu. FIRGIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

TAWANG – RSUD dr Soekardjo segera mengumpulkan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tahap II Gedung Tulip tahun anggaran 2018. Dengan pertemuan itu segala administrasi pelengkap kegiatan bisa segera tuntas tidak melewati tahun ini.

“Kami akan konsolidasi di internal dan mengumpulkan seluruh pihak, dalam menuntaskan administrasi yang belum selesai. Memang serah terima belum, kita upayakan cepat selesai,” tutur Wakil Direktur Umum H Deni Diyana MSi kepada Radar, Kamis (28/11).

Menurutnya, final hand over (FHO) dibutuhkan dalam memenuhi kelengkapan administrasi pembangunan, sehingga, user dalam hal ini RSUD bisa melaksanakan sejumlah aktivitas dalam memfungsikan gedung tulip. “Termasuk terjadi beberapa kerusakan seperti saluran air pembuangan yang mampet, wastafel tidak jalan dan lain-lain,” kata dia.

“Kita perlukan dokumen administrasi supaya tidak terganjal hal-hal nonteknis saat melaksanakan perbaikan dalam memberi kenyamanan pasien yang dirawat di gedung tulip,” sambung mantan Camat Tawang tersebut.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim MSi mengatakan semestinya FHO bisa tuntas lebih cepat, ketika segala pelaksanaan pemeliharaan rampung, administrasi harusnya beriringan selesai. “Apalagi ini kan sesama pelat merah ya. Semestinya hal semacam itu bisa tuntas lebih cepat, saya minta koordinasi antar instansi pemerintah diperbaiki,” kata dia.

Politisi PDIP tersebut mengatakan, seharusnya bangunan yang notabene pekerjaan pemerintah dapat memberikan contoh bagi masyarakat. Bukan malah diingatkan kalangan masyarakat, karena hal bersifat non-teknis terkendala.

“Ya kita amati rentetan bangunan pemerintah terganjal administrasi bukan ini saja. Belakangan IMB belum dikantongi beberapa rehabilitasi bangunan puskesmas. Tolong untuk urusan ini terutama pelayanan menyangkut kesehatan agar tidak direpotkan hal semacam itu,” ujarnya memaparkan.

Sebelumnya, PPK Pem­bangunan Tahap II Gedung Tulip RSUD dr Soekarjo Lantai 1-3, Budi Martanova justru tengah menantikan undangan dari pihak rumah sakit untuk sesegera mungkin menuntaskan administrasi itu. Sebab, seluruh kekurangan dan perbaikan sudah dilaksanakan pihak rekanan di masa pemeliharaan yang berakhir Juli lalu.

“Semua kekurangan sudah dipenuhi saat masa pemeliharaan. Kami justru menunggu undangan ke PPK dan unsur kegiatan 2018 tersebut untuk menuntaskan FHO,” kata Budi kepada Radar, Rabu (27/11).

Budi menjelaskan terdapat rekomendasi sebanyak 39 item untuk dilengkapi di pembangunan tahap selanjutnya supaya gedung benar-benar mampu difungsikan secara optimal. “Jadi di tahap selanjutnya ada sejumlah item yang kami rekomendasikan supaya dikerjakan, sehingga fungsi gedung dapat dimanfaatkan dengan maksimal,” ujarnya. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.