Pameran SFA di Bale Kota Tasik, Kemenristekdikti: Begini Tujuannya..

185
0
PEMBUKAAN. Direktur Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kemenristekdikti Muhammad Syachrial Annas memencet tombol tanda pembukaan SFA di Gedung Serba Guna Bale Kota Tasikmalaya Rabu (18/9). FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

TASIK – Sebanyak 30 alat peraga interaktif dari Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-Iptek) dihadirkan dalam kegiatan pameran Science For All (SFA) di Gedung Serba Guna Bale Kota Tasikmalaya mulai Rabu-Jumat (18-20/19).

Setiap harinya, pameran Iptek akan dikunjungi 1.500 siswa dari semua tingkatan pendidikan.

Kegiatan SFA ini terselenggara berkat kerja sama Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dengan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya.

Direktur Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kemenristekdikti, Muhammad Syachrial Annas mengatakan, kegiatan SFA bertujuan mengenalkan Iptek seluas-luasnya kepada masyarakat melalui pendekatan alat-alat peraga sains interaktif dan kegiatan sains secara menarik, menyenangkan dan mengedukasi.

Alat-alat peraga tersebut merupakan hasil inovasi pendidikan hasil karya anak bangsa. Dikenalkan untuk meningkatkan Iptek bagi pengembangan pendidikan pada generasi muda di Kota Tasikmalaya.

Loading...

“Melalui pameran ini kita ingin wawasan dan pemahaman pelajar terhadap Iptek bisa meningkat. Selain itu, pameran ini juga bisa memperkuat kapabilitas pendidik dalam menciptakan media pembelajaran Iptek di sekolahnya masing-masing,” katanya Rabu (18/9).

Pada kegiatan SFA ini terdapat 30 alat peraga interaktif yang dapat dicoba pengunjung secara langsung seperti alat peraga self balancing wheel, generator van de graff, tebak tanggal lahir, halilintar, piano angklung dan lainnya.

Lanjutnya, SFA di Kota Tasikmalaya meliputi pameran Peragaan Iptek Keliling (PIK), science show, dan science corner. “SFA ini, pun menjadi ajang promosi PP-IPTEK Kemenristekdikti sebagai science center pertama di Indonesia dan salah satu wahana pembelajaran Iptek bagi masyarakat. Harapan ke depannya, bisa menghasilkan scientist (ilmuwan) muda dari Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Tasikmalaya Kuswa Wardana mengatakan perkembangan digitalisasi di dunia pendidikan berperan penting dalam menerapkan teknologi Industri 4.0. Ia menyakini dengan menyelenggarakan SFA tersebut mampu memperkenalkan pengaruh Iptek dalam kehidupan globalisasi bagi generasi milenial.

“Kita menyambut baik kegiatan SFA di Kota Tasikmalaya. Ini momen yang sangat baik, pelajar bisa melihat alat-alat teknologi yang sangat canggih,” katanya.

Kepala Seksi Kurikulum dan Kelembagaan Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Endang RS SPd MPd mengatakan kegiatan SFA ini akan dihadiri oleh 1.500 siswa per harinya dari tingkat TK sampai SMA dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya.

“Sehingga dapat memberikan motivasi kepada siswa agar dapat lebih kreatif dan aktif setelah melihat pemeran-pameran teknologi yang terbarukan ini,” katanya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.