Tumpukan Sampah di Objek Wisata Pangandaran Meningkat 150 Persen

88
0
SEMPROT.Petugas menyemprot rumput di tol masuk menuju Pantai Pangandaran Minggu (9/6).

PANGANDARAN – Tumpukan sampah di objek wisata saat libur Lebaran meningkat hingga 150 persen, hal ini membuat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan kabupaten Pangandaran harus bekerja ekstra membersihkanya.

Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran Cucu Kurniawan mengatakan tumpukan sampah khususnya di beberapa objek wisata unggulan, menumpuk hingga 300 meter kubik tiap hari.

”Kalau hari biasanya hanya sampai 150 meter kubik,” ujarnya kepada Radar, Minggu (9/6).

Cucu menjelaskan tumpukan sampah paling banyak berada di kawasan pantai barat dan timur, jika disatukan totalnya mencapai 125 meter kubik per hari. ”Wajar saja, karena kunujungan wisatawan terkonsentrasi di sana,” terangnya.

Menurut Cucu, dengan banyaknya tumpukan sampah tersebut pihak Dinas LH menurunkan 220 personel, 10 armada pengangkut sampah dan petugas pasapon. ”Mereka tersebar di seluruh objek wisata Pangandaran,” tuturnya.

Selain itu, seluruh bahu jalan juga dibersihkan setiap hari. Mereka bekerja hampir 24 jam secara sift.

”Penyiraman disejumlah taman dan bahu jalan dilakukan agar tanaman dan rumput tidak mati,” terangnya.

Menurut Cucu tumpukan sampah yang meningkat merupakan sebuah berkah. ”Pengunjungya melimpah, targetnya menambah dan kami pun dituntut bekerja ekstra,” tuturnya.

Salah seorang pengunjung Heni Sulastri (35), mengatakan sampah yang berserakan di Pantai Pangandaran cukup mengganggu.

”Kalau saya lihat para wiasatwan belum sadar akan kebersihan, padahal tong sampah sudah disediakan,” tandasnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.