Warga Menyimpan Gabah Sementara di Aula Taman

TWC, Jadi Tempat Pacaran

964
0
MASIH SEPI. Pengunjung Taman Wisata Ciwulan di belakang Pendopo Singaparna mengambil foto di papan nama TWC, Minggu (29/4).
Loading...

SINGAPARNA – Walaupun hari Minggu, Taman Wisata Ciwulan (TWC) di belakang Pendopo Singaparna selalu sepi.

Tidak ada aktivitas yang menunjukkan kawasan tersebut adalah objek wisata yang dibangun dengan anggaran tidak sedikit.

Pantauan Radar, di lokasi tidak ada keramaian sama sekali. Hanya ada beberapa masyarakat yang beraktivitas menyimpan gabah sementara hasil panen di depan aula TWC sebelum dikirim ke lokasi penggilingan padi.

Mahfud (45), warga yang sedang berolahraga sekitar Pendopo Singaparna mengaku sependapat kalau pembangunan ini tidak dilanjutkan.

Pasalnya setiap hari setelah selesai pembangunan TWC ini tidak pernah ada yang berkunjung untuk berwisata.

Loading...
SIMPAN. Warga sekitar menyimpan gabah sementara di aula TWC sebelum diangkut ke penggilingan padi, Minggu (29/4).

“Bahkan yang lebih sering saya lihat pasangan muda yang datang untuk pacaran,” terangnya kepada Radar kemarin.

Dia sering melihat pasangan muda naik sepeda motor masuk ke kawasan TWC pada sore hari sekitar pukul 15.00-16.30.

Warga lainnya, Naswan (47) yang sedang mengangkut gabah di TWC mengatakan hampir setiap hari tidak ada aktivitas apa pun di lokasi ini.

Paling hanya terlihat satu dua orang yang berkunjung ke sini, itu juga hanya sebentar.

“Paling yang datang ke sini hanya foto bersama pasangannya dan langsung pulang lagi,” ucapnya.

Pengunjung TWC, Ilman Nafi (23) mengatakan kedatangannya ke sini hanya untuk foto saja karena tidak ada yang bisa dinikmati.

“Sekarang belum lengkap, tapi kalau nantinya bisa sesuai dengan konsep yang terpasang di aula TWC mungkin akan indah dan menarik,” terangnya.

Ia juga menyayangkan pembangunan kalau tidak dilanjutkan. Mengingat apa yang sudah terbangun saat ini akan benar-benar mubazir, karena pasti tidak sedikit anggaran yang sudah dihabiskan untuk membangun yang sekarang juga.

“Apa pun kebijakannya yang pasti harus secepatnya supaya bangunan yang sudah ada tidak mubazir,” harapnya. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.