UANG KORUPSI DIKEMBALIKAN

82
0
ilustrasi
Loading...

Sepanjang 2018, sejumlah tersangka dan terpidana kasus korupsi mengembalikan uang hasil korupsinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka yang mengembalikan uang ke negara tercatat mulai dari kepala daerah, anggota legislatif, pejabat daerah hingga korporasi.

1. Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin (Kasus Meikarta)

Menyerahkan uang sekitar Rp 3 miliar ke KPK. Sisanya bertahap, total sekitar Rp 7 miliar.

2. Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (Kasus Meikarta)

Menyerahkan uang sekitar SGD 90 ribu.

Loading...

3. Eni Maulani, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Golkar (Kasus PLTU Riau-1)

Menyerahkan uang Rp 3,35 miliar ke KPK dalam empat tahap.

4. Sejumlah Anggota DPRD Sumut (Suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho)

Total yang diterima KPK mencapai Rp 7,65 miliar.

5. Fayakhun Andriadi Anggota Komisi I DPR (Kasus Bakamla)

Menyerahkan uang senilai Rp 2 miliar ke KPK.

6. 15 Anggota DPRD Kota Malang (Suap pembahasan APBD Perubahan)

Total yang diserahkan ke KPK sekitar Rp 187 juta.

7. PT. Nusa Konstruksi Enjiniring, Tbk atau PT Duta Graha Indah (Kasus Proyek Universitas Udayana)

Mengembalikan uang sebesar Rp 70 miliar ke KPK.

8. Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf (Gratifikasi Alokasi DOKA)

Mengembalikan uang Rp 39 juta ke KPK.

9. Setya Novanto (Kasus E-KTP)

Menyerahkan uang Rp 5 miliar kepada KPK. (gt/mas)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.