Uang Palsu 50 Ribuan Meresahkan Warga

65

Sejumlah Uang Palsu (Upal) pecahan Rp 50 ribu ditemukan beredar di Desa Jadikarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. Upal tersebut pertama kali diketahui di acara hajatan salah seorang warga sekitar pada Sabtu (13/4).

Salah seorang penemu upal, berinisial YG (27) saat dihubungi Radar mengatakan pelaku penyebaran upal diduga orang yang sama. ”Totalnya Rp 300 ribu, dimana pelaku melakukan penukaran dan berbelanja di sekitar hajatan,” ucapnya kepada Radar, Senin (15/4).

Menurutnya, warga mulai curiga karena nomor seri uang pecahan Rp 50 ribu tersebut semuanya sama. Selain itu, tekstur uang lentur dan warna dominan birunya lebih pudar.

”Uang yang ditemukan di warga ada enam lembar, uang kondangan warga empat lembar, pemilik warung satu lembar dan dari perorangan berjumlah satu lembar,” katanya.

Tidak hanya di Jadikarya, menurut dia, penemuan uang palsu terjadi di Jadimulya Kecamatan Langkaplancar. ”Kami jadi khawatir atas beredarnya uang palsu ini,” terangnya.

Namun, sampai saat ini pihaknya belum melakukan pelaporan kepada pihak kepolisian. ”Yang jadi korbannya merasa takut melapor, tapi sedang saya bujuk,” jelasnya.

Warga lainnya, Agus Wiranata (30) mengaku resah mendengar adanya peredaran uang palsu. ”Walaupun di daerah tetangga, saya cukup resah juga, takut-takut kalau kena tipu,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Radar belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Polsek Kalipucang. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.