Ubah Limbah Pala Jadi Manisan

29
istimewa INOVASI. Mahasiswa Unsil Elsis (kiri) menunjukkan produk inovatif manisan pala usai menggelar pelatihan di Desa Puspasari.

TASIK – Mahasiswa Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi (Unsil) Elsis Sumarni memanfaatkan limbah daging pala menjadi Puspa Manisse (manisan, sirup dan selai). Produk inovatif tersebut dan menjadi salah satu produk unggulan Desa Puspasari Kecamatan Puspahiang Kabupatan Tasikmalaya.

Elsis mengatakan, ide memanfaatkan limbah daging pala muncul saat dia melaksanakan KKN di Desa Puspasari beberapa bulan lalu. Ia melihat daging pala di Desa Puspasari menumpuk menjadi limbah. Masyarakat hanya mengambil fully dengan bijinya saja dari buah pala ini, sehingga dagingnya berceceran di mana-mana.

“Jadi, dari limbah daging pala sebetulnya bisa menjadi peluang untuk membuat manisan, sirup dan selai,” terang Elsis kepada Radar, Rabu (19/12).

Setelah melakukan kajian yang matang, Elsis mengungkapkan idenya tersebut kepada kepala desa dan masyarakat. Makanya Elsis diundang menjadi pembicara untuk menyosialisasikan proses pengolahan limbah daging pala. Elsis bekerja sama dengan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Puspahiang dan tim PKK Desa Puspasari. Harapannya program pemanfaatan limbah daging pala tersebut bisa menjadi salah satu program pemberdayaan masyarakat Desa Puspasari.

Perwakilan TPID Kecamatan Puspahiang Entin Kartini menuturkan inovasi yang dilakukan sangat membantu kesejahteraan masyarakat. “Harapan kami ke depannya program ini bisa dilirik tim desa, sehingga bisa menjadi produk unggulan desa, yang tentunya akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengangkat nama Desa Puspasari,” ungkap Entin.

Ketua PKK Desa Puspasari Heni Heryani juga berharap dengan adanya program pelatihan produk inovatif ini bisa membuat ibu-ibu lebih berdaya, menjadi mandiri dan bisa menambah pendapatan keluarga. (ais)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.