Uji Alir Air Baku Balokang Patrol Kota Banjar Dinilai Gagal

156
0
Rian Rosdiana Mutofa Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kota Banjar. cecep herdy / radar tasikmalaya
Rian Rosdiana Mutofa Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kota Banjar. cecep herdy / radar tasikmalaya

BANJAR – Uji coba alir di sarana air baku Balokang Patrol di Desa Jajawar Kota Banjar dinilai tak jelas hasilnya.

Pihak Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWS) belum memberikan keterangan kepada publik.

Beberapa pihak menilai uji coba itu gagal karena masih ada kebocoran pipa di saluran menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) di wilayah Desa Cibeureum.

”Kami menilai masih ada kegagalan dan kejanggalan dalam uji coba terkahir ini, buktinya BBWS yang memiliki kewenangan dalam uji coba ini juga tak mau terbuka, tak mau menjelaskan sudah sejauh mana perkembangan uji cobanya,” kata Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kota Banjar Rian Rosdiana Mutofa, Senin (20/1).

Ia meminta pihak BBWS transparan supaya publik tahu anggaran yang digunakan untuk pembangunan sara air bersih itu tidak ada masalah.

”Kalau tertutup seperti ini publik juga kecewa di samping masyarakat sekitar sudah menunggu-nunggu air bersih dari PDAM,” kata Rian.

Direktur PDAM Tirta Anom Kota Banjar E Fitrah Nurkamilah juga saat dikonfirmasi mengatakan belum ada perkembangan hasil dari uji coba alir tersebut.

”Sejauh ini belum ada perkembangan,” kata dia.

Uji coba alir sendiri sudah berjalan sepekan lebih. Namun, air yang disedot dari intake dan ditampung di bak penampungan tak kunjung sampai ke IPA Cibeureum.

Air bersih dari sungai Citanduy itu pun sampai saat ini belum bisa dialirkan sampai ke pipa pelanggan PDAM.

Awalnya, proses pembangunan sarana air baku itu tinggal menunggu pemasangan listrik bertenaga 555 KVA oleh pihak PLN.

Namun setelah pemasangan jaringan listrik selesai, air pun tetap tak mau mengalir hingga ke pelanggan PDAM.

”Itu sudah lama selesai pemasangan listriknya, kurang lebih prosesnya sepuluh hari pemasangan dari jangka waktu pemasangan maksimal selama 100 hari,” kata Manager Unit Layanan Terpadu PLN Kota Banjar Kelim Kurniawan.

Beberapa kali saat dikonfirmasi kepada bagian pelaksana teknis air baku di BBWS Citanduy, mereka tak memberikan keterangan terkait pelaksanaan uji coba tersebut. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.