Ulama Ciamis Do’akan 6 Syuhada Pengawal Habib Rizieq, Ini Sikapnya..

269
1

CIAMIS – Terkait meninggalnya 6 anggota FPI dalam insiden di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Km 50, Senin (07/12) dini hari, imat Islam Kabupaten Ciamis turut bela sungkawa dan menyatakan sikap.

Kamis (10/12) sekitar pukul 13.00, mereka memanjatkan doa untuk keenam anggota FPI di Masjid Agung Ciamis.

Mulai dari shalat Ghoib, doa bersama, menggalang dana bantuan untuk para keluarga syuhada, sekaligus pernyataan sikap.

Acara dihadiri berbagai santri, ormas islam, seperti Ikatan Pemuda Cikole (IPEC) Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis.

Hal itu diungkapkan koordinator acara yang mengatasnamakan Umat Islam Ciamis, KH Nonop Hanafi.

Kata dia, pihaknya menyatakan sikap, mengutuk keras aksi barbar dan biadab yang diduga dilakukan aparat kepada enam pengawal Habib Riziq Sihab.

“In Syaa Allah mereka (6 orang yang meninggal) itu suhada, karena beliau menjaga ulama. Dimana saat itu akan jadwal pengajian Habib Riziq,” ungkapnya.

Pihaknya, kata dia, menuntut kepada aktivis HAM untuk mengajukan masalah ini kepada HAM internasional.

“Ini agar diusut setuntas-tuntasnya. Karena ini akan menjadi tinta hitam bangsa. Bagaimana perlakuan dugaan aparat kepada rakyat, padahal negara sedang dililit pandemi Corona sangat dahsyat ” papar Nonop yang juga penggerak jalan kaki dalam persatuan 212.

Nonop berharap agar dibentuk tim pencari fakta yang idependen, serta tidak ada interpensi dari pihak manapun.

“Agar terungkap kebenaran yang sebenar-benarnya. kalau persoalan ini tidak tutas, pihaknya hanya mengajukan kepada pengadilan Alloh SWT. Semoga perbuatan biadab laknatulloh ini, segera dibalas dan hancurkan oleh Allah SWT,” tandasnya.

“Kami berdoa kepada Allah SWT agar dibukakan dan diterangkan kebenaranya seperti apa kejadian tersebut,” sambung Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis.

Ditambahkan Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Golangsing Kecamatan Cipakau Kabupaten Ciamis, KH Deden Badrul Kamal, hanya satu kata bahwa tindakan ini biadab.

“Kenapa sampai ada aksi penembakan hingga sampai meninggal dunia? Padahal mereka bukanlah teroris, bukan Koruptor! Namun kenapa ada tindakan sangat keji hingga sampai dibunuh? Mereka ini mengawal ulama yang hendak pengajian,” tandasnya.

“Kami harap ini bisa terungkap dan memberikan rasa keadialan karena ini jelas menyangkut HAM, semoga Allah SWT membukan kedzoliman dan fitnah keji ini, ” tuntasnya.

(iman s rahman)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.