Ulama & Polisi Razia 3 Hotel di Kota Tasik, 15 Pasangan Zina Terjaring, ada Pasangan Mahasiswa

4915
0

KOTA TASIK – Polsek Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota bersama para ulama dan aparat gabungan lainnya, merazia tiga hotel yang diduga kerap dijadikan tempat mesum, Jumat (6/12).

Pasalnya, para ulama dan aparat kerap mendapatkan informasi dari warga bahwa ketiga hotel itu diduga dijadikan tempat maksiat.

Dalam razia yang dimulai usai salat Jumat hingga sore hari ini, 15 pasangan zina (persetubuhan antara laki-laki dan perempuan tanpa ikatan pernikahan, red) terjaring razia.

Mereka dibawa ke Mapolsek Mangkubumi untuk didata lalu ditindak pidana ringan dan mendapatkan pencerahan dari ulama agar segera insyaf.


Rinciannya; 5 pasangan tertangkap basah di kamar Hotel DP Cikurubuk, 4 pasangan di Hotel Stj, 5 pasangan di Hotel Lgj dan 1 pasangan di Hotel DG.

“Jadi operasi hari Jumat memang rutin dilaksanakan di wilayah hukum Mangkubumi. Yaitu dilakukan tim pelaksana pegiatan implementasi kegiatan Perda Tata Nilai Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan kami. Polsek Mangkubumi, Koramil, Pemcam, Forum Kelembagaan dan Organisasi Keagamaan se-Mangkubumi,” ujar Kapolsek Mangkubumi, Ipda Agus Fredi kepada radartasikmalaya.com.

“Alhamdulillah pada siang hingga menjelang Magrib ini kita laksanakan di tiga titik hotel yang berada di wilayah hukum kami. Dan kami dapatkan 15 pasangan. Mudah-mudahan giat ini dapat terlaksana terus dan dengan baik. Karena kami berkolaborasi dengan ulama dan seluruh elemen yang ada di Kecamatan Mangkubumi,” sambungnya.

Para pasangan ini setelah didata pihaknya ternyata berasal dari luar wilayah Mangkubumi. “Memang ada satu orang mahasiswa salah satu universitas di Kota Tasik yang kita amankan juga. Tindak lanjutnya kami akan laksanakan sidang tipiring,” terangnya.

Dalam razia ini sempat ada salah satu hotel yang diajukan untuk ditutup. “Betul (ada permintaan hotel ditutup) kami melihat salah satu hotel yang layak (ditutup) karena memang hotel itu tidak dikuasai pemiliknya dan pemiliknya pernah datang ke kami agar supaya melaksanakan penertiban di hotelnya. Dikarenakan hotel tersebut sudah dikuasai pihak lain,” bebernya.

Sementara itu, Ketua DPW FPI Kota Tasik, Ustadz Yan-yan Al Bayani menuturkan, dalam razia gabungan ulama dan umaro hari ini, pihaknya berhasil mengamankan pasangan-pasangan diduga kuat sedang melaksanakan perzinahan di tiga hotel di wilayah Kecamatan Mangkubumi.

“Tentu di satu sisi kami sangat prihatin. Karena ternyata di hari Jumat yang menurut orang Islam merupakan hari yang betul-betul berkah, ternyata sebagian daripada warga itu melaksanakan perbuatan maksiat di hotel-hotel tersebut. Walaupun sebetulnya yang melakukan maksiat dan tertangkap basah dirazia kali ini itu didominasi 90 persen orang luar wilayah Mangkubumi,” tuturnya.

Maksiat itu, tegas dia, memang banyak di berbagai tempat. Harapannya adalah bahwa apa yang kami lakukan hari ini di mana ulama dengan umaro bareng-bareng turun.

“Ini mudah-mudahan dicontoh oleh tempat-tempat lain. Yaitu para pejabat dan ulama turun bersama-sama memberantas kemaksiatan sesuai dengan Tufoksinya masing-masing. Kami para ulama tidak melangkahi tugas aparat. Kami hanya mengawal dan mendampingi ketika melakukan eksekusi di lapangan,” tegasnya.

Setelah tertangkap, tukas dia, para ulama lah yang bertugas menyampaikan nasihat dan tuntunan pertaubatan kepada para pasangan mesum ini.

“Harapan kami, kepada semua masyarakat yang ada di wilayah Kota Tasik dan Kabupaten Tasik serta sekitarnya agar segera berhenti dari maksiat. Segera lah bertaubat kepada Allah SWT sebelum ajal datang,” tukasnya.

Karena, jelas dia, kalau seandainya begitu ajal datang belum bertaubat, maka itu pertanda su’ul khotimah.

“Kita adalah orang-orang yang celaka. Na’udzubillah. Jika kemaksiatan terus dibiarkan berarti kita mengundang azab Allah. Na’udzubillahimindzalik. Mudah-mudahan upaya kita bersama ini menjadi asbab Allah menyelamatkan kita di dunia dan akhirat,” jelasnya.

(rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.