Umat Muslim Tasik Kecam Pembantaian Muslim di India

1078
0

KOTA TASIK – Ratusan perwakilan umat Islam Tasikmalaya yang tergabung beberapa ormas, komunitas dan lembaga, melakukan aksi solidaritas di area Andesit Taman Kota Tasik, Jumat (06/03) sore.

Aksi ini, terkait pembantaian puluhan umat musim di New Delhi India, yang dipicu aksi protes terhadap penetapan Undang-Undang Kewarganegaraan di negara yang dikenal dengan negeri Bollywood itu.

Peristiwa tindak kekerasan, pengusiran, dan pembunuhan terhadap muslim di India ini dilakukan kaum musyrikin hindu India yang didukung oleh penguasanya.

Hal itu yang menjadi penyebab ratusan umat Islam Tasik yang terdiri 19 ormas, lembaga dan komunitas melakukan aksi solidaritas.

Aksi solidaritas ini juga serempak dihelat di beberapa kota di Indonesia.

Sembilan belas ormas, lembaga dan komunitas yang melakukan aksi solidaritas ini diantaranya Al Mumtaz, Brigade Tholiban, Majelis Mujahidin, Jama’ah Ansharu Syariah, Front Pembela Islam, Pemuda Bulan Bintang dan lain sebagainya.

Loading...

“Yang pertama, aksi solidaritas ini sudah menjadi panggilan sebagai manusia. Belum berbicara sebagai orang beragama,” ujar Pembina Al-Mumtaz, KH Aminudin Bustomi kepada radartasikmalaya.com.

“Bahwa konsep dasarnya siapapun sesama manusia membunuh, apapun alasannya itu tidak bisa dibenarkan. Sedangkan dari sisi agama mengajarkan untuk saling menyelamatkan,” sambungnya.

Terang dia, yang juga Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya ini, agama juga mengajarkan saling memberikan kontribusi positif sesama manusia.

Bahkan lebih gereget dan lebih jauh agama menyatakan, siapapun yang membunuh bukan di medan perang, berarti itu membunuh semua manusia.

“Jadi, kita tak boleh diam. Apalagi, yang menjadi korbannya umat Islam. Ini adalah tanggung jawab kita sebagai manusia. Jadi, negara juga tak boleh diam. Karena negara kita adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,” terangnya.

Hal senada dituturkan Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Ciamis, KH Nonop Hanafi yang turut menjadi orator dalam aksi solidaritas muslim India sore ini di Andesit Taman Kota.

“Derita yang dialami umat muslim di India adalah derita kita semua. Untuk itu rakyat Indonesia sebagai bagian warga dunia internasional, wajib melakukan aksi ini. Kita tak hanya bicara sebagai muslim, tapi sebagai manusia,” tuturnya.

Jelas dia, apalagi pihaknya melihat realitas Hak Asasi Manusia (HAM) dalam kejadian yang menimpa muslim India, hari ini HAM bisu tak bicara.

“Berbeda dengan kasus-kasus yang menimpa di luar muslim. kemana para aktivis HAM ini,” jelasnya.


(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.