UMKM Diperkuat Ekonomi Kota Tasik Akan Tumbuh

48
0
BERI MOTIVASI. Ketua MES Tasikmalaya, Prof Dr H Kartawan SE MP memberikan tips agar UMKM bisa maju di tengah pandemi Covid-19. Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya
Loading...

TAWANG – Dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional pada 2021 mencapai 4,5% hingga 5,5%. Pemerintah Kota Tasikmalaya mesti fokus menggeliatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tentunya dengan memperkuat digitalisasi dan kearifan lokal produk UMKM.

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Tasikmalaya, Prof Dr H Kartawan SE MP menginginkan UMKM terus hidup di tengah pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, harus ada peran pemerintah dalam memberikan kebijakan strategis kepada UMKM, agar tetap bisa menjalankan bisnis sesuai protokol kesehatan ketat.

“Berikan dukungan UMKM supaya bertahan hidup, caranya bisa dengan pelatihan mendorong kreativitas dalam membuat produk menarik sesuai kearifan lokal,” katanya kepada Radar, Senin (4/1).

Baca juga : Jamkeskinda Distop, Warga Miskin Tersandra Biaya di RSUD Kota Tasik

Loading...

Upaya selanjutnya, kata Kartawan, membentuk UMKM naik kelas dengan diberikan pembekalan penjualan online. Mulai dari proses pengemasan barang, pemotretan hingga nantinya di-unggah di media sosial atau e-commerce/toko daring.

“Mereka juga harus diperkuat digitalisasi UMKM. Sehingga bisa melakukan penjualan online,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kartawan, pihaknya pemerintah daerah bisa mempermudah perizinan dan memberikan modal usaha bagi pelaku UMKM.

“Sebab salah satu masalah UMKM terkait perizinan dan pembiayaan. Ketika pemerintah bisa memperbaiki prosedur perizinan dan akses pembiayaan. Saya yakin akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi UMKM,” katanya.

Ditambah, Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam memberikan program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro ( BPUM) harus tepat sasaran. Sebab data UMKM di Kota Tasikmalaya sekitar 40.000 wirausaha, namun yang mengusulkan BPUM mencapai 98.000 wirausaha.

“Maka pentingnya data UMKM ini, maka sudah harusnya pemerintah daerah memiliki data yang valid. Sehingga bantuan bisa tepat sasaran dan dipergunakan untuk modal usaha,” tambahnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.