Umuh Tolak Jadi Ketum PSSI

39
0
Umuh Muchtar

JAKARTA – Mundurnya Edy Rahmayadi dari kursi Ketua Umum PSSI ditanggapi sejumlah klub. Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar sangat mengapresiasai sikap mundurnya Edy.

Hal itu tak lain karena Edy cukup lama merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumut. “Terkait pengunduran diri (Edy Rahmayadi, Red) karena apa, Karena Pak Edy kan menjabat gubernur lah. Biar lebih fokus lagi. Kan kata Pak Edy juga demi Indonesia, demi PSSI. Saya hanya mewakili kawan-kawan, ya,” tutur Umuh di arena kongres di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1).

Terkait persoalan tudingan pengkhianatan di tubuh PSSI yang dilontarkan Edy, Umuh menyebutkan bahwa pengkhianatan kepada Edy itu dilakukan jajarannya sendiri. Umuh menilai apa yang telah dilakukan Edy bukan kesalahannya. “Bukan kesalahan Pak Edy. Pak Edy itu dikhianati (oleh jajarannya sendiri, Red),” ucap pria berkumis tebal itu.

Selain itu, Umuh juga mengomentari terkait sindiran Edy kepada dirinya yang dinilai hanya berani berkoar di luar saja. Selain itu, tantangan Edy yang memintanyak memimpin PSSI itu, dengan tegas ia menolak.

“Dari dulu saya sudah biasa jadi korban. Namun, saya dengan Pak Edy baik-baik saja. Saya pasrah saja untuk kebaikan sepak bola. Tidak ada sakit hati. Biar saja semua orang mengetahuinya. Untuk memimpin PSSI, jangan saya lah, saya cukup membimbing saja. Saya tidak cari aman, namun masih banyak yang lebih baik dan bagus,” jelas Umuh.

Menanggapi pengganti Edy, Umuh mengaku masih membicarakannya dengan rekan-rekan sesama pemilik suara terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

“Saya tidak harus jadi pengurus, saya di belakang saja. Tapi semua juga harus mendengar dan tahu bahwa Umuh Muchtar tidak berpartai dan berpolitik, di sini pun saya tidak ada kepentingan apa-apa. Saya demi PSSI, demi kemajuan persepakbolaan di Indonesia. Pengganti Pak Edy harus berani, jangan teledor. Harus fokus selama 24 jam. Tindak langsung,” terangnya.

Selain itu, Manajer Bhayangkara FC Sumarji mengomentari mundurnya Edy Rahmyadi. Terlebih ia mengomentari terkait pengganti Edy yakni Joko Driyono yang diminta bisa bekerja lebih baik.

Ia mengatakan ke depan voters atau pemilik suara akan terus memantau pergerakan pria yang akrab disapa Jokdri itu saat memimpin PSSI sampai Kongres Luar Biasa (KLB) berlangsung.

“Seusai yang dikatakan Pak Edy, Pak Joko harus benar-benar kerja lebih baik lagi, dari segi prestasi dan lainnya. Dari teman-teman sudah banyak yang membicarakan kondisi saat ini. Oleh sebab itu, kondisi saat ini harus bisa mencari yang terbaik,” tutur Sumarji.

Manajemen Arema FC Sudarmadji menilai Edy menunjukkan sikap ksatria dengan mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PSSI dan menyerahkannya kepada Joko Driyono. “Karena ia yakin di tangan Pak Joko, sepak bola Indonesia akan bisa lebih baik. Dan ia pun berpesan semua harus mampu kompak dan berkhianat demi kemajuan sepak bola,” tuturnya.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S. Dewa Broto mengatakan dengan mundurnya Edy, PSSI diminta melakukan pembenahan. Bahkan, ia juga menyarankan PSSI segera KLB.

“Saya pikir, itu hak beliau (Edy), karena kami (Kemenpora) tidak melakukan intervensi atau tekanan lainnya. Namun PSSI harus segera berbenah, dengan menunjuk siapa aktornya (calonnya) dan mempersiapkan KLB. Jangan sampai kondisi yang sama terulang kembali. Karena pucuk kepemimpinan diganti, namun motor organiasai tetap itu-itu aja,” terang Gatot.

Sementara itu, Edy Rahmayadi menyampaikan alasan dirinya mundur. Menurut mantan Pangkostrad itu, dia merasa gagal dan tidak punya banyak waktu untuk mengurusi induk sepak bola di tanah air tersebut.

Selain merasa telah gagal mengelola organisasi, dimana ada beberapa jajaran PSSI yang terlibat dalam pengaturan skor. “Gagal, dilarang atur skor, namun terjadi atur skor. Ada perkelahian-perkelahian, itu kan berarti telah gagal. Mudah-mudah dengan wartawan membantu PSSI ini ke depan akan lebih baik. Setuju?,” tuturnya. (gie/fin/wsa)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.