Wali Kota Targetkan UNBK Tahun Depan 100 Persen

UNBK SMP Hari Pertama Lancar

21

TASIK – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs digelar mulai Senin hingga Kamis (22-25/4). Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman memantau pelaksanaan UNBK hari pertama di SMPN 1 Tasikmalaya Senin (22/4).

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman optimis UNBK 2019 bisa berjalan sukses didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Di antaranya kesiapan server cadangan, genset hingga jaringan internet.

Ia mengatakan, dari 67 sekolah yang mengikuti UNBK ada 8 SMP swasta dengan jumlah 231 siswa yang belum bisa UNBK, sehingga masih menggunakan UNKP (Ujian Nasional Kertas Pensil). “Target tahun depan, bisa UNBK seluruhnya,” targetnya.

Dalam kunjungannya ke SMPN 1, menurut Budi, kualitas sarana UNBK sudah bagus. Hal ini memberikan gambaran tentang kualitas pendidikan Kota Tasikmalaya yang tidak kalah dengan kota yang lainnya.

Kepala SMPN 13 Tasikmalaya Usep Saifulloh SPd MPd menjelaskan peserta UNBK SMPN 13 Tasikmalaya sebanyak 397 orang. Pelaksanaan UNBK masih menumpang di SMK Manangga Pratama.

“SMPN 13 Tasikmalaya belum melaksanakan UNBK mandiri tahun ini, karena kekurangan sarana dan prasarana. Kami hanya memiliki tujuh unit komputer, akhirnya harus menumpang ke sekolah lain,” katanya,

Ia berharap, tahun depan sekolahnya bisa melaksanakan UNBK mandiri dengan mengoptimalkan berbagai upaya, termasuk meminta partisipasi dari orang tua. Mereka nantinya diberikan pemahaman mengenai pentingnya pelaksanaan UNBK secara mandiri.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dr H Dadang Yudhistira SH MPd menyatakan, pihaknya optimis UNBK SMP di Kota Tasikmalaya berjalan lancar dan sukses. Sebab telah dilakukan persiapan yang matang.

Bahkan, kata ia, sebelumnya Disdik mengumpulkan proktor dan help desk untuk melakukan persiapan dan mengantisipasi berbagai kondisi.

Adapun pada hari pertama pelaksanaan UNBK, sambungnya, server sempat mogok sebentar, tapi hal itu bisa diatasi sehingga UNBK berjalan lancar.

Dadang mengatakan, siswa yang tidak mengikuti UNBK karena kondisi sakit atau darurat bisa mengikuti UNBK susulan pada 29-30 April. Kemungkinan UNBK susulan akan dilakukan di SMP mandiri.

“Di hari pertama UNBK, ada satu siswa SMPN 18 Tasikmalaya yang tidak bisa hadir. Nantinya bisa ikut UNBK susulan,” ujar dia.

Kepala SMPN 1 Tasikmalaya H Cecep Susilawan mengatakan, peserta UNBK di sekolahnya sebanyak 397 siswa yang dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama dilakukan pukul 07.30, sesi kedua pukul 10.30 dan sesi ketiga pukul 13.00.

Menurut Cecep, Pelaksanaan UNBK kali ini tidak ditemukan adanya kendala. “Mudah-mudahan selama empat hari ke depan berjalan lancar,” ungkapnya

Ia pun berharap, siswanya mendapat nilai yang baik. “Sehingga siswa bisa melanjutkan ke jenjang SMA yang diharapkan,” tambahnya. (mg1)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.