Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

0.9%

60.8%

2.3%

0.2%

4.4%

19.6%

11.4%

0%

0.1%

0%

0%

Unggas di Ciamis Rentan Tertular Flu Burung

53
0
PETERNAKAN. Peternak ayam di Kabupaten Ciamis mengaku khawatir menularnya virus flu burung dari daerah perbatasan, Kamis (23/1). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis mewaspadai bahaya penularan virus flu burung dari luar daerah. Mengingat, Ciamis merupakan daerah dengan populasi unggas tertinggi se-Jawa Barat.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis H Syarief Nurhidayat mengatakan, tingginya populasi unggas di Ciamis menjadi kerawanan tertular virus flu burung. Apalagi berbatasan dengan daerah-daerah yang sudah tertular flu burung, sehingga kerentanannya sangat tinggi.

Baca juga : Honorer Dihapus Asal Jadi PNS, Di Ciamis Masih Ada 905 Tenaga Honorer

“Makanya untuk mengantisipasi hal tersebut, kami secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak atau hewan peliharaan, juga pengawasan distribusi terhadap hewan ternak dari luar daerah yang akan masuk ke Kabupaten  Ciamis,” ujarnya kepada Radar, Kamis (23/1).

“Bukan hanya flu burung, kita juga  mengantisipasi masuknya virus antraks, rabies dan lainnya,” ujarnya, menambahkan.

Jelas dia, sejauh ini hewan ternak yang masuk ke Ciamis kebanyakan berasal dari daerah Jawa Tengah dan Timur. Maka dari itu, sebagai antisipasi akan dilakukan pemeriksaan secara teliti di daerah perbatasan, sehingga yang akan masuk sudah dipastikan keamanan dan kesehatannya.

“Setiap hewan ternak akan dibekali surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dan cek poin ini untuk memeriksa dokumen hewan. Walaupun Ciamis ini bebas antraks,  pihaknya selalu melakukan pemeriksaan agar hewan ternak yang masuk bebas dari virus antraks dan penyakit hewan lainnya seperti rabies serta flu burung,” ujarnya.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.