Unggul dalam Perlombaan Pencak Silat

17

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – SD Laboratorium Percontohan UPI Kampus Tasikmalaya meraih tujuh medali emas di ajang Jogjakarta Pencak Silat Championship di Yogyakarta pada 22 hingga 25 Oktober 2018.

Kepala SD Laboratorium Percontohan UPI Kampus Tasikmalaya Andi Utama MPd mengatakan pada ajang tersebut sekolahnya mengirimkan tujuh kontingen. Semua kontingennya meraih medali emas dalam kejuaran pencak silat tersebut.

“Anak-anaknya saat ini memang belum pulang ke Tasik, masih di lokasi kegiatan, namun prestasi ini sudah diraih dan menjadi kebanggaan dan kebahagian bagi kami keluarga besar SD Laboratorium Percontohan UPI Kampus Tasikmalaya,” tutur Andi Rabu (24/10).

Lanjutnya, bagi peserta didiknya yang berprestasi ada reward yang akan diberikan pada saat upacara, sehingga peserta didik yang lain termotivasi untuk makin giat belajar dan berprestasi.

Prestasi ini, tambah Andi, merupakan kerja keras semua pihak, baik siswa, guru hingga kepala sekolah. “Saya sebagai kepala sekolah juga harus berprestasi. Guru juga harus berprestasi, agar makin banyak anak yang berprestasi,” ujar Andi.

Dia berharap, siswa yang berprestasi bisa terus meningkat baik akademik maupun non akademik, tapi dengan tidak lupa budaya dan karakter masing-masing untuk tetap rendah hati dan tidak sombong dengan prestasi yang diraih.

“Insya Allah target kita di tahun ajaran baru ini akan optimalkan di bidang eksak yakni matematika dan IPA. Untuk seni dan olahraga dua tahun ke belakang ini terus menonjol. Alhamdulillah, semoga terus berkembang,” ungkapnya.

Wakasek Bidang Kesiswaan Ria Arista Budhiarti SPd menyebutkan tujuh peserta didik yang meriah tujuh emas dalam Jogjakarta Pencak Silat Campionship2018 yakni Novan Maulana Yusuf, M Fachri Al Farizi, Rafa Parsha Arya S, Raditya Pratama, Azhar Ali Gustana, Mahesa Al Farez dan Gandis Nurkangeni.

“Sejak awal, Lab School UPI mengangkat visi dan misi kearifan lokal dan ekskul, yang mendukung hal tersebut di antaranya pencak silat, seni dan lainnya,” katanya. Untuk silat, sambungnya, pihaknya ada kerja sama dengan Perguruan Sanca Putih.

Selain pencak silat, sambungnya, sekolahnya juga meraih juara 3 Pasanggiri Sajak Sunda se Provinsi Jawa Barat Atas nama Rayya Izarra Abqary.

Hal ini membuktikan bahwa sekolahnya tak hanya unggul di bidang olahraga, tapi juga bidang seni. “Siswa kita ada juga yang meraih juara di Olimpiade Sains tingkat nasional. Hal ini sesuai dengan jargon sekolah kami yakni sekolah juara, sehingga target kami setiap tahun harus ada juara dan prestasi yang diraih,” ujarnya. (ais)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.