Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Unggul di Bidang Olahraga Bridge

20
0
MEMANTAU. Kepala SDN Pajajaran Supirman SPd MSi memantau aktivitas siswa di Halaman SDN Pajajaran Kawalu Kota Tasikmalaya Selasa (13/8). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pajajaran di Perum Tamansari Indah Kawalu Kota Tasikmalaya unggul dalam prestasi bridge (olahraga dengan menggunakan media kartu).Terbaru, SDN Pajajaran menjuarai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional  (O2SN) tingkat Kota Tasikmalaya cabang olahraga bridge kategori pasangan dan ketiga beregu.

Kepala SDN Pajajaran Supirman SPd MSi menjelaskan dalam mengembangkan potensi siswa mesti dibina sejak awal, terutama meningkatkan kompetensi dalam life skills (keterampilan hidup). Oleh karena itu, pembinaan baik akademik dan non akademik selalu dilakukan bersamaan, agar visi bisa terealisasi.

“Melihat peluang terdekat SDN Pajajaran fokus pada O2SN di cabang olahraga bridge,” katanya kepada Radar, Selasa (13/8).

Capaian yang tertinggi, kata ia, SDN Pajajaran pernah menjadi juara delapan O2SN tahun 2017 tingkat nasional di Surabaya. “Siswa yang mewakili SDN Pajajaran untuk lomba olahraga bridge adalah siswa yang cerdas. Di antaranya, menjadi juara tiga besar di Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kecamatan,” katanya.

Lanjutnya, olahraga bridge adalah cabang olahraga yang merupakan integrasi dari ilmu sains, sosial dan psikologi. Sehingga kebanyakan siswa yang mampu berprestasi di olahraga bridge menjadi peringkat kesatu di kelasnya. “Bridge itu olahraga otak, mengandalkan kecerdasan pemikiran. Namun berbeda dengan catur, olahraga ini bukanlah permainan individu melainkan permainan tim karena dimainkan oleh dua orang sebagai satu tim,” katanya,

Supirman mengatakan, untuk mengasah kemampuan siswa dalam olahraga bridge, siswa diberikan pelatihan setiap seminggu sekali. “Setiap Selasa rutin berlatih, pesertanya sekarang kelas 3 dan kelas 4 berjumlah sekitar 20 siswa,” katanya

Dalam pembinaan prestasi non akademik ini, sambungnya, bisa meningkatkan kompetensi siswa.

Selain fokus mengembangkan prestasi di bidang bridge, SDN Pajajaran juga mengembangkan keterampilan seni dan pendidikan karakter budaya Sunda. “Dalam melestarikan budaya Sunda, siswa dilatih bermain angklung,” katanya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.