Beranda Rakyat Garut Uniga Akan Dirikan Lembaga Pemeriksa Halal

Uniga Akan Dirikan Lembaga Pemeriksa Halal

163
BERBAGI
ABADIKAN MOMEN. Rektor Uniga Dr Ir Abdusy Syakur Amin MEng dan Achmad Nashir Budiman SH (tengah) berfoto bersama civitas akademika Uniga.

TAROGONG KIDUL – Universitas Garut (Uniga) berencana membentuk lembaga pemeriksa kehalalan pangan maupun obat-obatan. Rencana tersebut mulai dibahas secara intensif dikalangan civitas akademika Uniga.

Rencana pembentukan lembaga pemeriksa halal (LPH) ini juga dipertegas dengan kedatangan Achmad Nashir Budiman SH, dari Pusat Halal Salman Institute Teknologi Bandung (ITB) pada Kamis lalu (12/4).

Rektor Universitas Garut Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng mengungkapkan pembentukan LPH Uniga, dilakukan atas keterpanggilan hati dan kewajiban sebagai muslim untuk memberikan jaminan bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi benar-benar halal.

Sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia, kata dia, produk makanan dan minuman halal menjadi kebutuhan yang wajib bagi masyarakat Indonesia. Namun faktanya, masyarakat masih kesulitan mengidentifikasi kehalalan produk yang mereka konsumsi.

“Dari kondisi itu, kami sebagai perguruan tinggi terpanggil untuk melakukan, memeriksa produk makanan dan minuman melalui pendekatan riset, untuk melindungi hak-hak kaum muslim, khususnya di Garut ini,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal itu, kata dia, diperlukan sinergitas dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut dalam memverifikasi kehalalan produk makanan dan minuman yang beredar. Khususnya dari perusahaan-perusahaan ada di Garut.

“Perusahaan produksi makanan dan minuman tumbuh begitu pesat di Kabupaten Garut dan sebagai jaminan kehalalan produk tersebut, bisa dibuktikan dengan sertifikat halal dari MUI,” katanya.

Ahmad Nashir Budiman SH, dari Pusat Halal Salman ITB menerangkan Uniga bisa mengaitkan LPH dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Hal ini akan membantu para pengusaha makanan dan minuman mengaudit kehalalan produk mereka.

“LPH Uniga bisa masuk di dalamnya, sehingga hak-hak kaum muslim di Garut bisa terlindungi. Karena mayoritas masyarakat Garut merupakan penganut muslim yang taat, bukan Islam formalitas. Banyak ulama besar lahir di Garut,” terangnya.

Dia berharap Uniga menjadi perguruan tinggi pelopor dalam membentuk LPH di Priangan Timur. (yna/*)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.