Unjuk Rasa Cabut Omnibus Law di Kota Tasik Terus Bergulir, Massa Aksi Diam

1009
0
radartasikmalaya.com
Puluhan massa menggelar aksi diam terkait penolakan pengesahan omnibus law di Tugu Asmaul Husna Kota Tasik, Jumat (09/10) sore. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Unjuk rasa (Unras) permintaan pencabutan UU Cipta Kerja di Kota Tasik terus terjadi.

Unras kali ini memasuki hari ketiga. Dilakukan puluhan massa dari berbagai kalangan, dengan aksi Diam mengitari Tugu Asmaul Husna, pertigaan Nagarawangi, Jumat (09/10) sore.

Pantauan radartasikmalaya.com di lokasi, massa mengekspresikan diam itu dengan menuliskan kecaman penolakan di kertas hingga mengecat seluruh tubuhnya.

Menurut salah seorang peserta aksi, unjuk rasa ini tetap dilakukan sebagai pengingat bahwa perjuangan untuk membela hak para buruh belum usai.

“Kita akan terus melaksanakan aksi tolak dan cabut undang-undang omnibus law walaupun hanya satu atau dua orang,” ujar peserta aksi yang enggan diviralkan namanya.

Terang dia, aksi itu akan terus dilakukan hingga Perpu Presiden keluar atau gugatan ke MK bisa diterima dengan hasil aturan itu dicabut maupun dihapus.

“Kami menilai, pemerintah pusat masih saja mempertahankan omnibus law dan menyampaikan sisi baik dari undang-undang itu tanpa memberitahukan sisi buruknya kepada masyarakat,” terangnya.

Dia menambahkan, massa aksi berharap dengan unjuk rasa yang terus-menerus dilakukan ini bisa memberikan pesan kepada seluruh masyarakat Kota Tasik umumnya Indonesia agar terus berjuang dan turun ke jalan menyuarakan kebenaean.

“Kita akan terus aksi pokoknya hingga permasalahan benar-benar tuntas dan tuntutan kita dikabulkan,” tegasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.