Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Unjuk Rasa di Kantor Wali Kota dan DPRD Banjar, Buruh Tuntut Kesejahteraan

88
0
UNJUK RASA. Massa dari Forum Solidaritas Buruh Kota Banjar melakukan aksi di depan kantor DPRD Kota Banjar Senin (7/10). Mereka menuntut RUU Ketenagakerjaan tidak disahkan. Anto sugiarto / radar tasikmalaya
UNJUK RASA. Massa dari Forum Solidaritas Buruh Kota Banjar melakukan aksi di depan kantor DPRD Kota Banjar Senin (7/10). Mereka menuntut RUU Ketenagakerjaan tidak disahkan. Anto sugiarto / radar tasikmalaya

BANJAR – Ratusan buruh menggelar unjuk rasa ke kantor Wali Kota Banjar dan DPRD Kota Banjar Senin (7/10). Dalam aksi itu massa yang mengatasnamakan Forum Solidaritas Buruh Kota Banjar menolak pasal yang dianggap bermasalah dalam RUU Ketenagakerjaan dan RKUHP.

“Kita (buruh, Red) menolak dan menuntut supaya RUU tersebut (Ketenagakerjaan) tidak disahkan,” ujar Ketua Forum Solidaritas Buruh (FSB) Kota Banjar Toni Rustaman kemarin. Mereka pun meminta pemerintah pusat mencabut pasal 87 Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 yang dianggap merugikan kaum buruh.

Selain itu, mereka juga meminta pemerintah kota menaikkan UMK. Sebab UMK sebesar Rp 1.688.217.52 dirasa masih kecil dan kurang, sementara kebutuhan hidup terus meningkat.

“Kita ingin memperjuangkan kesejahteraan para buruh di Kota Banjar bisa meningkat dan meminta UMK tahun depan harus lebih besar lagi,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Banjar Dadang R Kalyubi akan menampung dan menyampaikan aspirasi buruh ke pemerintah pusat.

“Kita prihatin dan ini harus diselesaikan dengan duduk bersama antara perwakilan buruh, Disnaker, perusahaan dan kepala daerah. Karena kesejahteraan buruh juga harus diperhatikan,” katanya.

Usai melakukan aksi di kantor DPRD Kota Banjar, massa melanjutkan ke kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan kantor wali kota.

Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat Wilayah Priangan Timur Dwi Astuti mengatakan Revisi Undang-Undang tentang Ketenagakerjaan masih dibahas di pusat. “Masalah itu nanti kita akan sampaikan ke pusat,” katanya.

Polwan dan Massa Wanita Saling Pijat

Saat massa menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Wali Kota Banjar, beberapa Polisi Wanita (Polwan) Polres Banjar saling pijat punggung dengan peserta aksi buruh dari kalangan wanita.

“Ya di lapangan terjadi keunikan saat buruh dan polisi yang sama-sama dari kaum wanita saling pijat beruntun. Itu sebagai bukti bahwa di Kota Banjar terjadi solidaritas antara polisi dan peserta aksi demo,” kata Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana SIK melalui Pejabat Sementara Paur Subag Humas Bripka Shandi Rona Senin (7/10).

Shandi menjelaskan kejadian unik itu mendapat apresiasi dari kalangan buruh dan sesama anggota polisi yang bertugas mengawal aksi demo.

“Sekali lagi ini merupakan bentuk kedekatan yang positif saat aksi berlangsung. Terlihat juga suasana keakraban dari anggota polwan dan para buruh. Selain polwan, kaum buruh pria juga terlihat berjoget bersama polisi saat aksi tadi,” katanya. (nto/cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.