UNSIL Tasikmalaya Ditutup karena Sterilisasi Covid-19, Kecuali Fakultas Ekonomi

482
0
radartasikmalaya.com
Ruangan rektorat Unsil saat dilakukan sterilisasi, Rabu (21/10) pagi. screenshot for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Seluruh kegiatan di kampus Universitas Siliwangi (Unsil) Kota Tasik dihentikan, alias ditutup sementara, usai ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan kampus itu. Kecuali Fakultas Ekonomi.

Penutupan itu berlaku di seluruh gedung kampus sejak Selasa (20/10) kemarin hingga Minggu (25/10).

Ketua Pusat Komunikasi, Informasi, dan Edukasi, Unsil, Asep Suryana membenarkan hal tersebut.

Kata dia, sesuai arahan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasik, seluruh kegiatan di kampus harus dihentikan sementara.

Seluruh karyawan diminta bekerja dari rumah (work from home) untuk sementara waktu.

“Sekarang karyawan kita WFH, kecuali ada beberapa yang tetap bekerja, yaitu tenaga keamanan dan tenaga lapangan untuk menyemprot disinfektan setiap hari. Sekarang tiap hari kita semprot,” kata dia saat dihubungi wartawan, Rabu (21/10) sore.

Pihak Kampus Unsil juga sudah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya. Sebanyak 120 orang karyawan di kampus itu telah melakukan tes swab.

Asep memperkirakan, hasil tes swab itu akan dapat diketahui pada Sabtu (24/10) ini.

Jika dari hasil tes swab itu seluruh karyawan dinyatakan negatif, kampus bisa kembali dibuka pada Senin (26/10).

Namun, beber dia, jika ditemukan ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, penutupan akan diperpanjang.

“Saat ini yang beroperasi hanya satu, Fakultas Ekonomi. Karena ada akreditasi. Sementara gedung lainnya semua ditutup,” bebernya.

Ihwal awal kasus ditemukan, Asep menjelaskan, hal itu bermula dari adanya anak SMK yang magang di tempat tersebut.

Beberapa hari lalu, anak magang tersebut mengabarkan pihak kampus bahwa dirinya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Karena kita khawatir, kita inisiatif melakukan rapid test. Dari hampir 100 orang, ada empat yang reaktif. Empat orang itu akhirnya melakukan tes swab, dan hasilnya, ada tiga orang karyawan yang positif,” tambahnya.

Kendati demikian, Asep belum bisa memastikan sumber penularan virus corona tersebut.

Sebab, meski awal kasus diketahui dari anak magang, bukan berarti anak magang tersebut yang menularkan.

Saat ini, total terdapat empat kasus terkonfirmasi positif dari kampus Unsil. Salah satunya adalah anak SMK yang magang di kampus tersebut.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.