Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Untuk Penyadaran, Kelurahan Ciakar Robohkan Lagi Pacilingan

210
0
ROBOHKAN. Tim Satgas Jawara ODF Kelurahan Ciakar merobohkan pacilingan di Kampung Ciakarwuluh RW 10 Kelurahan Ciakar Kecamatan Cibeureum, Jumat (11/10).

CIBEUREUM – Pemerintah Kelurahan Ciakar bersama Satgas Jawara ODF, Puskesmas Cibeureum, Babinsa, Karang Taruna dan Pemerintah Kecamatan Cibeureum merobohkan pacilingan—tempat buang air besar (BAB) dari bambu di atas kolam—di RW 10 Kampung Ciakarwuluh, Jumat (11/10).

Kegiatan tersebut merupakan gerakan nyata untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak buang air besar sembarang (BABS) sebagai sasaran program open defecation free (ODF).

Ketua Satgas ODF Kelurahan Ciakar Ir Ajang Kusmana menyatakan, perobohan pacilingan merupsakan salah satu komitmen agar masyarakat tidak BABS. “16 pacilingan yang sudah kami robohkan,” kata dia.

Menurutnya, perobohan pacilingan memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku masyarakat. Masyarakat yang biasanya BAB di pacilingan menjadi tidak lagi. “Alhamdulillah setelah kami bongkar di lokasi sebelumnya, tidak ada lagi pacilingan. Termasuk yang pacilingan yang sebelumnya belum dibongkar, dibongkar sendiri oleh masyarakat, dan masyarakat menggunakan jamban yang kondisinya septic,” tutur dia.

Tidak adanya pacilingan yang dibangun lagi oleh warga menunjukkan bahwa warga sudah menggunakan jamban untuk BAB. “Termasuk masyarakat juga sudah membuat septic tank, baik sendiri maupun komunal,” kata Ajang.

“Mudah-mudahan saja masyarakat di Kelurahan Ciakar ini sadar ODF dan menjadi kelurahan yang ODF,” katanya.

Kasi Tantrib Kecamatan Cibeureum Yayan Sofyan menyatakan, pihaknya akan terus mendukung gerakan-gerakan yang dilakukan oleh Satgas Jawara ODF agar target Kota Tasikmalaya menjadi Kota ODF 2022 terwujud.

“Dan alhamdulillah selama ini mereka sudah menyadari ODF, bahkan 19 kepala keluarga sudah sadar, sedangkan 54 kepala keluarga sudah mengubah perilakunya,” tutur dia.

Pihaknya juga menargetkan Kelurahan Ciakar menjadi kelurahan ODF. “Kalau untuk menjadi juara itu sebuah hadiah bagi kami, yang lebih penting seluruh masyarakat sadar ODF ini,” harapnya.

Kasi Ekbang dan Kesra Kelurahan Ciakar Hj Lela Nurlela menambahkan, perobohan pacilingan merupakan komitmen Kelurahan Ciakar dalam merealisasikan ODF. Aksi nyata seperti itu lebih dimengerti masyarakat. “Memang sebelum perobohan ini masyarakat diberikan penyuluhan tentang bahaya membuang air besar ke kolam,” ujar dia.

Pemerintah kelurahan juga turut mendukung program ODF dengan mengalokasikan dana khusus. “Makanya kami harap pada Musrenbang nanti bisa mengajukan dan insyaallah ini akan menjadi prioritas kami,” kata dia. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.