Untuk Terakhir Kali, 233 Calon Sarjana IAILM Suryalaya Tasik Dibekali Ini..

224
0
ISTIMEWA. MEMBUKA KEGIATAN. Ketua Umum LDTQN Pondok Pesantren Suryalaya Pusat Dr M Kodir MSi membuka Pesantren Sarjana IAILM Suryalaya Kamis (8/10).
ISTIMEWA. MEMBUKA KEGIATAN. Ketua Umum LDTQN Pondok Pesantren Suryalaya Pusat Dr M Kodir MSi membuka Pesantren Sarjana IAILM Suryalaya Kamis (8/10).

TASIK – Sebanyak 233 Mahasiswa Institut Agama Islam Latifah Mubaroiyah (IAILM) Suryalaya, Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya mengikuti pesantren sarjana Kamis (8/10). Pesantren sarjana dilaksanakan sebagai bentuk finishing dalam pembinaan akhlak dan keimanan.

Ketua Panitia Upgrading atau Pesantren Sarjana IAILM Agus Samsul Bassar M M.Pd mengatakan, pesantren sarjana tersebut sudah menjadi agenda akademik rutin sebelum sarjana Latifah Mubarokiyah Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya (IAI dan STIE), baik D3, sarjana, dan pascasarjana diwisuda.

“Mereka harus mengikuti kegiatan pesantren sarjana. Pesantren sarjana dilaksanakan dalam bentuk upgrading kerja sama dengan Lembaga Dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya,” kata dia Jumat (9/10/2020).

Pesantren sarjana dilaksanakan di Masjid Nurul Asror Pondok Pesantren Suryalaya. Kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Para peserta melaksanakan 3 M: memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Kita laksanakan upgrading ini dalam 5 gelombang dengan pelaksanaan mulai tanggal 2-8 Oktober,” ungkapnya.

Ketua Umum LDTQN Pondok Pesantren Suryalaya Pusat Dr M Kodir MSi mengatakan, pesantren sarjana merupakan bentuk finishing touch dari civitas akademik IAILM untuk para calon alumni.

Loading...

“Dalam istilah furnitur, pesantren sarjana menjadi finishing touch (sentuhan terakhir) sebelum para alumni terjun di masyarakat. Mereka ini harus mendapatkan sentuhan terakhir, yakni dalam keilmuan agama dan akhlak untuk bekalnya nanti,” ujarnya.

Menjadi seorang sarjana Latifah Mubarokiyah, kata M Kodir, harus memiliki distingsi atau derajat perbedaan yang unggul dibandingkan lulusan perguruan tinggi lain.

“Kelebihan tersebut harus diwujudkan bukan hanya dalam bentuk kompetensi akademik, tetapi kualitas akhlak dan ibadah,” ujarnya.

Selama upgrading, para peserta pesantren sarjana dibekali tentang ilmu dan amaliah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya. Mulai zikir, khataman, manakib, salat-salat sunah dan lainnya.

Kodir berharap apa yang sudah dipelajari oleh mahasiswa selama pesantren sarjana bisa direalisasikan atau diterapkan untuk kepentingan masyarakat.

“Mudah-mudahan saja dengan ini lulusan menjadi lulusan yang andal dalam bidang akademik, ibadah dan akhlak,” harap dia. (ujg)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.