Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

0.9%

60.9%

2.3%

0.2%

4.4%

19.5%

11.3%

0%

0.1%

0%

0%

Untuk Tingkatkan PAD, Pemungut Parkir di Wilayah Kota Tasik Harus Didata

42
0
Di satu sisi Pak Wali sangat gegabah mengatur itu tanpa kajian dan sepengetahuan wakil rakyat. Namun, di sisi lain menjadi panggung politisi dalam mencari simpati publik untuk mengkritisi aturan itu,” Dian Pertama Tokoh Pemuda Kota Tasikmalaya

CIHIDEUNG – Pemerintah Kota Tasikmalaya perlu mengkonsolidir pemungut retribusi parkir. Baik petugas resmi maupun warga setempat.

Hal itu sebagai langkah Pemkot meminimalkan kebocoran penghasilan asli daerah (PAD) dari parkir.

Tokoh Pemuda Kota Tasikmalaya, Dian Pertama mengatakan, Dinas Perhubungan (Dishub) perlu menginventarisasi juru parkir.

Terutama di wilayah yang belum termasuk lahan yang ditarik retribusi.

Melalui penginvetarisiran (pendataan) juru parkir dan wilayah parkir, kata dia, maka, Dinas Perhubungan akan memiliki data yang valid tentang juru parkir yang selama ini menarik jasa parkir di luar petugas pemerintah.

Baca juga : Publik Sarankan Dishub Rangkul Parkir Tak Resmi

“Setelah itu, penjajakan dengan mereka. Mengagendakan pelatihan mengenai tugas pokok dan fungsi serta tanggungjawab selaku juru parkir. Sebab, biaya yang diberikan pengguna jasa mengandung amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Dian memaparkan kepada Radar, Jumat (17/1).

Menurutnya, Dishub harus membuka ruang diskusi dan silaturahmi dengan seluruh juru parkir.

Dengan begitu, beban pemerintah (Dishub) menata lalu lintas dan mengejar target PAD parkir dari tahun ke tahun.

“Semoga dengan metode seperti itu, mereka memahami. Kemudian Dishub pun dapat mendeteksi di mana letak kebocorannya,” harap Dian.

Pria yang juga Ketua Forum Komunikasi Pemuda Lengkong tersebut mengatakan hikmah dari kenaikan tarif melalui Peraturan Wali Kota Nomor 51 Tahun 2019 tentang Perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, membuat masyarakat melek.

Setiap rupiah yang dibebankan untuk penitipan kendaraan, apakah dikelola dengan baik, kemudian menjadi dana bagi satu dari sekian banyak program pembangunan di Kota Tasikmalaya.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.