Upah Pekerja di Pangandaran Naik 150 Ribu

387
0
KE LUAR PABRIK. Sejumlah karyawan PT Pecu saat jam pulang beberapa waktu lalu. Saat ini, UMK Pangandaran mengalami kenaikan. Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
KE LUAR PABRIK. Sejumlah karyawan PT Pecu saat jam pulang beberapa waktu lalu. Saat ini, UMK Pangandaran mengalami kenaikan. Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
Loading...

PANGANDARAN – Upah Minimun Kabupaten (UMK) Pangandaran sudah ditetapkan. Untuk tahun ini, UMK Pangandaran Rp 1.860.000 atau naik sekitar Rp 150.000.

Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran Ase Suprianto mengatakan awalnya UMK Kabupaten Pangandaran berada di Rp 1.710.000.

”Kita berada di posisi kedua terbawah di Provinsi Jawa Barat di atas Kota Banjar,” ujarnya kepada Radar,Minggu (24/11).

Menurut dia, kenaikan itu berdasarkan usulan dan rekomendasi dari dewan pengupahan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tentang Pengupahan. ”Kalau sesuai dengan perhitungan pada PP Nomor 78, tahun depannya lagi pasti naiklah,” terangnya.

Lanjut dia, perhitungannya berdasarkan nilai inflasi, nilai UMK sebelumnya dan Pendapatan Domestik Bruto (PDB). ”Perhitungan dalam PP Nomor 78, ya seperti itu, apakah ke depan ada perubahan kita juga belum bisa memastikan,” tuturnya.

Sejauh ini, belum ada perusahaan yang mengajukan penundaan kenaikan UMR ini. ”Kalau ada yang merasa berat dan tidak sanggup membayar pekerjanya sesuai UMK, bisa langsung mengajukan,” ujarnya.

Menurut dia, jumlah perusahaan besar yang ada di Kabupaten Pangandaran masih terhitung sedikit. ”Kalau yang besar seperti pabrik, terus hotel dan lain-lain. Sementara yang kebanyakan itu menengah kebawah,” tuturnya.(den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.