Beranda Ciamis UPTD Cisaga Akan Undang Keluarga Korban

UPTD Cisaga Akan Undang Keluarga Korban

109
BERBAGI

CIAMIS – UPTD Pendidikan Kecamatan Cisaga berencana mengundang keluarga korban pencabulan untuk penanganan trauma. Pihak UPTD telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Pendidikan untuk hal itu.

“Kami fokus terhadap korban dalam segi pemulihan trauma,” ujar Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Cisaga Asep Didi kepada wartawan Senin pagi (9/4).

UPTD, kata dia, akan berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Ciamis untuk pemulihan psikologis para korban. Anak-anak itu harus sembuh dari trauma.

“Kami juga akan mengimbau pihak orang tua yang lainnya, agar memberikan perhatian kepada anak-anaknya. Kejadian ini supaya menjadi cerminan agar tidak terjadi lagi,” katanya.

Dia berharap orang tua selalu mengawasi anak-anaknya. Terutama ketika berada di luar lingkungan sekolah. Sebab, peristiwa pencabulan sendiri terjadi ketika para pelajar SD dan SMP itu pulang sekolah diniyah. Mereka harus diajak berkomunikasi dan diberi peringatan tentang hal-hal yang tidak boleh.

“Semoga kejadian ini tidak terulang lagi di wilayah kami. Serta, pihak sekolah bila ada yang mengetahui ada hal temuan apa pun segera koordinasi agar bisa cepat penanganannya dalam pemulihan anak sebagai korban,” tuturnya.

Pemerhati Keagamaan di Kabupaten Ciamis Ebeg Saepurrohman mengaku prihatin atas munculnya kasus tersebut. Perbuatan yang dilakukan ANF bertentangan dengan agama Islam dan hukum negara. Peristiwa tersebut juga membuat para korban trauma.

“Semua pihak harus berperan serta dalam menangani persoalan ini. Ciamis ini sebagai kabupaten agamis,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ANF (24) meringkuk di sel tahanan Polres Ciamis. Warga Cisaga itu dibekuk polisi tanggal 29 Maret, karena mencabuli 10 anak. (isr)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.