Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.4%

55.7%

7%

0.7%

13.4%

0%

20.6%

0%

Usai Dilantik, Anggota Dewan Kota Tasik Langsung Nganggur, Kok Bisa Ya..?

243
1
KONGKOW. Ketua Fraksi PDIP Kota Tasik, Dodo Rosada sedang kongkow dengan Sekretaris Fraksi PAN, Bagas Suryono, Rabu (18/9). rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

INDIHIANG – Para wakil rakyat Kota Tasik yang baru saja dilantik 3 September lalu, hingga kini masih menganggur alias tak ada kerjaan. Pantauan radartasikmalaya.com di Gedung DPRD, padahal para wakil rakyat ini setiap hari rajin bekerja dan ada di rumah rakyat (Gedung DPRD Kota Tasikmalaya).

Tetapi, mereka tak bisa beraktivitas menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat yaitu pengawasan, budgeting dan legislasi. Pasalnya, hingga kini Surat Keputusan (SK) pengesahan pimpinan DPRD tak kunjung turun dari Pemprov Jawa Barat.

Padahal, paripurna pengajuan SK penetapan pimpinan DPRD sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Maka, dikarenakan SK pimpinan tak kunjung turun, Alat Kelengkapan Dewan (AKD) seperti pembentukan komisi-komisi belum terbentuk.

Akibatnya, para wakil rakyat ini kebanyakan jadi ‘menganggur’ dan sekadar kongkow-kongkow saja di kantornya. “Memang kewenangan kita saat ini membuat kami belum bisa bekerja,” ujar Dodo Rosada, Anggota DPRD Kota Tasik, Rabu (18/9).

Terang Dodo yang juga Ketua Fraksi PDIP dan ditemui radartasikmalaya.com sedang berbincang-bincang dengan Bagas Suryono, Sekretaris Fraksi PAN di ruangan Fraksi PAN, setelah dilantik memang dengan kondisi AKD belum lengkap maka pihaknya tak bisa menjalankan fungsinya.

“Walaupun AKD belum terbentuk ya kami tetap saja ngantor. Walaupun kami ya sekadar diskusi, ngopi dan ngudud saja. Mau bagaimana lagi, kondisinya memang seperti itu,” terangnya.

Hal senada dituturkan Bagas. Dirinya dan wakil rakyat lainnya pasca dilantik langsung masuk kerja seperti biasa. “Ya daripada jadi pertanyaan bagi tetangga nantinya. Masa sudah dilantik tapi masih di rumah saja,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Ketua Fraksi Golkar, Ate Tachjan menandaskan, dengan kondisi saat ini AKD belum terbentuk maka dirinya ketika menerima aspirasi masyarakat juga tak bisa berbuat banyak. “Jadi bingung saat ini ketika AKD belum terbentuk lalu ada yang demo menyampaikan aspirasinya,” jelasnya.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun pihak Pemkot Tasik telah mengirimkan hasil paripurna SK penetapan pimpinan DPRD agar ditsetujui Pemprov Jabar Minggu lalu. Paling lama, persetujuan dari Pemprov itu segera turun kembali ke Kota Tasik selama 1 bulan.

Namun, kondisi itu bakal membuat kinerja legislatif terganggu. Apalagi kondisi waktu saat ini yang sudah memasuki akhir triwulan 3 belum bisa membahas RAPBD Murni 2020 karena kondisi tersebut, apalagi pengawasan kinerja pemerintah.

(rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.