Usai Maling HP, Warga Penyingkiran Tasik Ini Coba Kabur Pake Motor, Apes malah Kecebur Selokan

208
0

KOTA TASIK – Ada-ada saja aksi yang dilakukan Yam (28), yang diduga berprofesi sebagai pengamen jalanan.

Yam merupakan warga Kampung Sindangsari, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Rabu (15/1) Sore sekitar pukul 16.30 WIB, dia berniat membeli muncang (kemiri) di sebuah warung di Kampung Cicariu, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasik.

Saat di warung itu, dia melihat ada sebuah ponsel yang ditinggal si penjaga warung.

Kebetulan, penjaga warung itu belum tahu harga muncang yang akan dijualnya, dan dia meninggalkan lokasi warung untuk bertanya kepada bapaknya.

Karena ada kesempatan, kondisi warung yang ditinggal si penjaga dan ponsel yang dibiarkan tergeletak di atas meja di dalam rumah yang juga warung tersebut, dia langsung mencuri hape itu. Lalu, langsung saja dia tancap gas naiki motor dan kabur.

Mendengar informasi pencurian ini, anggota Polisi yang tak jauh berada di lokasi kejadian langsung mengejarnya.

Apesnya, saat kejar-kejaran ini, Yam tak bisa mengendalikan motornya hingga akhirnya kecebur selokan di kawasan Cicariu.

Kejadian ini dibenarkan Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro yang dihubungi radartasikmalaya.com melalui ponselnya, Kamis (16/1) Sore. “Ya memang benar ada kejadian itu kemarin sore,” katanya.

Dadang menerangkan, pelaku pencurian, Yam, memasuki rumah korban yang juga warung itu berpura-pura membeli kemiri.

Dia menambahkan, pelaku memang sempat lari menaiki motor Revo miliknya, tetapi karena tak bisa mengendalikan laju motornya dia malah kecebur ke sungai.

“Pelaku mengakui telah melakukan pencurian tersebut seorang diri sesuai dengan keterangan saksi,” tambahnya.

Jelas Dadang, pihaknya mengamankan barang bukti berupa 1 unit hape milik korban yang ditemukan di dalam sungai dan dalam keadaan mati dan 1 unit sepeda motor Revo yang digunakan pelaku untuk lari ternyata meminjam milik temanya.

“Pelaku sudah kita tangkap dan melanggar 362 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian terancam pidana penjara paling lama lima tahun,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.