Satalsus Ulot Tarung Derajat Boxer

Usia Boleh Tua, Bela Diri Tetap Oke

711
0
LATIHAN. Dewan Guru Tarung Derajat Boxer Tasikmalaya H Noves Narayana memimpin latihan Satlatsus Ulot di Gor Narayana Kecamatan Cipedes, Minggu (3/3)RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

CIPEDES – Para anggota Tarung Derajat Boxer berusia 40 tahun ke atas kembali berlatih, Minggu (3/3). Pelatihan langsung ditangani oleh H Noves Narayana sebagai dewan guru Tarung Derajat Boxer.

Noves mengatakan latihan tersebut merupakan tindak lanjut dari tadabur alam di Pantai Sindangkerta beberapa waktu lalu. Selain itu juga untuk mempererat jalinan para anggota. “Namanya Satalsus Ulot atau Satuan Latihan Khusus Usia Kolot,” selorohnya sambil tersenyum.

Latihan diikuti oleh anggota dan para alumni yang sudah jarang bahkan sudah lama tidak latihan. Namun demikian, pihaknya juga membuka ruang untuk masyarakat umum di usia 40 tahun ke atas yang ingin ikut serta. “Latihannya dijadwalkan setiap Minggu bakda isya. Jadi bisa salat magrib berjamaah dulu,” katanya.

Dia mengakui usia mereka tergolong rentan untuk melakukan aktivitas berat. Maka, sebagai Dewan Guru, dia turun langsung untuk menyesuaikan porsi latihan supaya tidak memberikan efek buruk bagi fisik mereka. “Teknik pukulan yang normalnya 30 kali jadi 10 kali, atau sesi istirahat yang normalnya 3 menit jadi 5 menit,” ujarnya.

Pelatihan tersebut dilakukan lebih kepada menjaga kesehatan dan kebugaran fisik. Pasalnya, di usia yang tidak lagi muda, akan sulit jika harus mengikuti kompetisi. “Prosesnya juga kita sambil canda-canda, karena bukan latihan untuk kompetisi bela diri tapi lebih kepada olahraga untuk kesehatan,” katanya.

Salah satu peserta, Asep Oyot (56) terakhir ikut latihan pada 1996. Dia mengaku kondisi kemarin sangat berbeda dengan suasana 23 tahun lalu. “Waktu muda lebih mudah mau latihannya berat juga, kalau sekarang beda sekali,” ujarnya.

Namun, dia bisa merasakan efek dari latihan fisik tersebut yang membuat otot-ototnya lebih ringan. Ditambah suasana silaturahmi yang kental memberikan kegembiraan dalam latihan. “Setelah latihan sih badan lumayan segar, tapi yang penting itu silaturahminya,” ujarnya. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.