Usulan Pengukuhan ASN Kota Tasik Bocor, Terkesan Ada Konspirasi

109
0
Irwan Supriadi Ketua Harian Sipatutat
Loading...

Merespons kegaduhan di tataran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pihak berkepentingan lainnya, atas tersebarnya dokumen rahasia berupa draft usulan pengukuhan pegawai. Ketua Harian Solidaritas Pemuda Tunas Tasikmalaya (Sipatutat) Irwan Supriadi angkat suara.

Ia menilai tersebarnya dokumen formal meski dalam bentuk file gambar atau bentuk apa pun, jelas-jelas terindikasi kuat berasal dari internal Pemkot. Terutama yang memiliki kewenangan dalam menyimpan file bersifat top secret, setaraf pelantikan pegawai.

“Ini jelas, indikasi kuat dari ‘orang dalam’. Tidak mungkin setaraf office boy atau security bale kota bisa mengantongi dokumen serahasia dan sepenting itu, tentu aparatur dengan kewenangan yang tinggi,” tutur Irwan kepada Radar, Jumat (5/2/2021).

Menurut dia, Pemkot harus serius menelusuri perbuatan tidak baik tersebut. Kemudian menggali motif pelakunya untuk menyebarkan dokumen rencana pengukuhan pegawai terhadap orang luar, dan akhirnya tersebar ke publik dengan masif.

“Ini harus serius, gali motif perbuatannya itu untuk tujuan apa? Dampaknya membuat situasi daerah menjadi keruh di tengah transisi kepemimpinan kepala daerah saat ini,” kata pria yang akrab disapa Iwok itu.

loading...

Dia menganalisa selain berdampak kegaduhan, tersebarnya dokumen bersifat rahasia, sangat berefek terhadap kredibilitas Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf. Dimana, belakangan ini beredar opini-opini liar yang menjatuhkan figuritas Yusuf, ditambah lagi dengan perkara bocornya dokumen rahasia tersebut.

“Jadi di luar banyak asumsi macam-macam, liar, seolah ini seolah itu. Padahal, stagnansi yang terjadi lantaran SOTK tak kunjung dikukuhkan itu, ‘katanya’ terganjal mekanisme dan situasi serta kondisi yang ada,” keluhnya.

“Ditambah lagi dengan kebocoran data ini, kemungkinan disengaja untuk menciptakan supaya suasana semakin tidak kondusif, dan secara kumulatif mengarah terhadap Pak Plt,” tegas dia melanjutkan.

Iwok menceritakan belakangan ini jawaban dari sejumlah pejabat tinggi di Pemkot, atas mandeknya pengukuhan SOTK baru. Lantaran kehati-hatian Pemkot agar tidak melabrak aturan dan perundangan yang berlaku, terkait kewenangan Plt wali kota.

Menggulirkan atau menjalankan kebijakan yang dianggap strategis, sehingga malah berujung persoalan lain diluar persoalan yang sudah ada.

“Jadi, kehati-hatian wajar, terlalu hati-hati jadinya begini. Apakah dampak psikis para pejabat dari beberapa kasus yang mencuat belakangan ini, atau memang terlalu hati-hati jadi seolah jalan ditempat?,” tanya Irwan.

Terpisah, Kepala BKPSDM Kota Tasikmalaya Gungun Pahlagunara lagi-lagi tidak bisa dihubungi melalui panggilan selular. Ketika Radar berusaha mendatangi ruang kerjanya, ia diketahui tidak berada di tempat. (igi)

Baca juga : Terekam CCTV, Pelaku Hipnotis Motor di Paseh Kota Tasik Diciduk Polisi, Ini Kronologisnya..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.