Usulan Sor Mangunreja Rp 69 M

317
0
DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA BERMAIN. Masyarakat saat latihan menendang bola di lapangan sepak bola Sor Mangunreja di Pasirkaliki kemarin (3/12)..

SINGAPARNA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya mengusulkan anggaran kelanjutan pembangunan sarana olahraga (Sor) di Kampung Pasirkaliki Desa/Kecamatan Mangunreja ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Rp 44 miliar dan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) Rp 25 miliar.
Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Kabupaten Tasikmalaya Mamik M Fuadi ST MT mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya tinggal menunggu anggaran dari Kemenpora dan pemerintah provinsi untuk kelanjutan pembangunan SOR Mangunreja di 2018. Ke Kemenpora pihaknya mengajukan anggaran untuk pembangunan fasilitas indoor dan lapangan sepak bola sebesar Rp 44 miliar. “Dan untuk anggaran tambahan kita ajukan ke pemerintah provinsi Rp 25 miliar,” ujar Mamik saat dihubungi Radar, kemarin (3/12).
Anggaran yang diusulkan oleh PUPR ke Kemenpora dan provinsi itu, kata dia, belum bisa dipastikan cair atau tidaknya. “Yang pasti kita sudah berupaya mengajukan untuk anggaran kelanjutan pembangunan SOR untuk tahun 2018,” ungkapnya.
PUPR, tambah dia, meminta kepada masyarakat untuk bersabar menunggu Sor Mangunreja selesai dibangun. Yang pasti pemda terus berupaya. Jadi jangan sampai fasilitas yang ada sekarang sampai rusak atau dikotori. “Jadi belum dibuka untuk umum. Itu kan belum selesai masa pemeliharaan rumputnya,” ujarnya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya Drs Bambang Alamsyah MM mengatakan usulan anggaran pembangunan Sor Mangunreja berbentuk proposal. “Dari Kemenpera pusat tidak ada anggaran, tapi kita mengusulkan ke Kemenpora dan provinsi. Baru menyampaikan proposal ke pusat,” ujarnya.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ucu Mulyadi SP meminta PUPR mengupayakan agar 2018, proyek Sor Mangunreja bisa berlanjut. “Komisi III, setiap pertemuan dan rapat dengan PUPR selalu menekankan program pembangunan yang terbengkalai dan belum selesai di daerah. Harus segera diselesaikan, malu dong pemerintah,” tegasnya.
Sekarang, kata Ucu, masyarakat banyak yang menanyakan soal kapan Sor Mangunreja ini selesai. “Saking tidak sabarnya kan masyarkat sampai ada yang lari dan main bola di lapangan. Akibat proses pembangunannya telat. Jangan sampai masyarakat juga menggunakan rumput yang belum selesai,” paparnya.
Jadi usulan ke Kemenpora dan provinsi mau tidak mau harus cair walaupun hanya sebagian. Yang terpenting pembangunan SOR bisa dilanjutkan jangan sampai mangkrak lagi. “Ya kami dorong lah, karena dari APBD tidak mungkin dianggarkan,” paparnya. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.