Vaksin Covid-19 untuk Warga Kota Tasik Mulai Disiapkan, Jika KIPI Ditanggung..

206
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi vaksin covid-19
Loading...

KOTA TASIK – Lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasik, khususnya hingga Selasa (01/12) siang, masih terus terjadi kenaikan. Total mencapai 727 kasus.

Guna menanggulangi penyebaran yang bisa terus meningkat, secara nasional Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai mempersiapkan vaksin Covid-19.

Vaksin ini mulai dikoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk di Kota Tasik. Senin (30/11) kemarin, Kemenkes mulai berkoordinasi dengan Pemkot Tasik soal ini.

“Kemarin dilakukan koordinasi terkait vaksin dengan Kemenkes. Kita terus mempersiapkan support system untuk vaksin,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat kepada radartasikmalaya.com, Selasa siang.

Berita Terkait : Awal Januari 2021, Warga Kota Tasik Mulai di-Vaksin Covid-19

“Tugas kita saat ini melakukan komunikasi publik. Kita harus melakukan penyuluhan kepada masyarakat kalau vaksin ini aman. Sejak awal, pembuatan vaksin juga selalu mempertimbangkan masukan MUI,” sambungnya.

Loading...

Jadi, terang dia, masyarakat bisa yakin kalau vaksin ini aman dan tak ada unsur haramnya.

Baca Juga : AWAS! 6 Emak-Emak Anggota Tempat Kebugaran di Kota Tasik Positif Corona, 40 Lainnya di-Tracing

Kemudian juga masyarakat dapat berpartisipasi penuh untuk melakukan vaksinasi Covid-19 dengan sukarela.

“Karena itu, dalam pelaksanaan vaksinasi nanti diperlukan dukungan semua pihak. Kalaupun ada kejadian medis yang tidak diinginkan (KIPI) pascaimunisasi, nanti dibiayai oleh kementerian,” terangnya.

Pemerintah, tambah dia, sudah membentuk tim khusus untuk penanggulangan KIPI ini, untuk menjamin keamanan pascaimunisasi. Jadi bisa terjamin keamanan masyarakat.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di Kota Tasik Tembus 710 Orang

“Menurut penelitian dari pemerintah, ada 7 persen yang masih menolak imunisasi. Ini PR kita bersama supaya tidak ada penolakan. Sebab ini untuk kepentingan bersama, agar kita secepatnya keluar dari masalah ini,” tambahnya.

Khususnya di Kota Tasik, ujar dia, ada beberapa kelompok masyarakat yang masih ragu dengan vaksin. Namun ini akan terus diupayakan dengan pendekatan.

“Namun pengalaman kita, saat vaksin 2019 kita bisa masuk ke mereka. Akhirnya mereka mau diimunisasi. Kita akan berupaya semaksimal mungkin agar seluruh masyarkat Kota Tasik mau melaksanakan vaksinasi ketika nanti waktunya ditentukan,” harapnya.

Uus mengakui, untuk vaksinasi nanti ada pengecualian bagi yang memiliki penyekit bawaan (Komorbid) dan usia di atas 59 tahun.

Namun secara umum pihaknya masih menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah pusat mengenai waktu persisnya melaksanakan vaksinasi.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.