Vaksin Segera Didistribusikan, Warga Kota Tasik tak Perlu Ragu

73
0
IST ANGKUT. Petugas dengan APD lengkap membawa jenazah ke lokasi pemakaman, Senin (25/1). Saat ini, penambahan kasus masih terjadi sebanyak 13 orang. Namun ada juga pasien yang sembuh dengan jumlah lebih banyak yakni 23 orang.
Loading...

INDIHIANG – Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya akan segera dilaksanakan. Zat yang dipercaya bisa memberikan kekebalan dari virus yang mewabah itu pekan ini mulai didistribusikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat menyebutkan vaksin akan segera didistribusikan. Meskipun ada perubahan rencana di mana proses distribusi batal dilakukan kemarin.

“Rencananya hari ini (kemarin, Red) atau besok, tapi ada reschedule dari provinsi,” ungkapnya kepada Radar, Senin (25/1).

Meskipun tertunda, namun perubahan jadwal tidak akan sampai terlalu lama dan masih di pekan ini. Karena target awal vaksinasi akan dimulai Senin 1 Februari 2021. “Iya pekan depan kita targetkan mulai vaksinasi,” tuturnya.

Baca juga : Lagi, Emil Sebut Kota Tasik & Pangandaran Daerah Bandel

loading...

Sasaran vaksinasi akan dimulai oleh unsur pejabat publik di Kota Tasikmalaya. Selanjutnya baru masuk ke jajaran tenaga kesehatan yang sudah dapat undangan. “Karena pejabat harus bisa memberikan contoh,” tuturnya.

Terkait vaksinasi, Uus meminta supaya para tenaga kesehatan jangan terbawa isu yang tidak jelas soal vaksin. Sebagai orang yang lebih paham dunia medis, justru harus ikut meluruskan informasi kepada masyarakat. “Kalau warga masih wajar kurang paham, tapi kalau nakes masa tidak paham,” terangnya.

Uus juga menekankan bahwa pemerintah tidak akan gegabah dengan hal yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat. Sehingga tidak perlu ada kekhawatiran akan keamanan dan kualitas vaksin yang akan diberikan.

“BPOM sudah memberi izin, MUI juga dari awal sudah bareng-bareng kita,” ujarnya.
Sampai kemarin penambahan kasus masih terjadi sebanyak 13 orang. Namun di samping itu ada juga pasien yang sembuh dengan jumlah lebih banyak yakni 23 orang.

Ditambah, ada pasien yang meninggal dunia dan diproses pemakaman dengan protokol khusus. Manajer Pusdalops BPBD Kota Tasikmalaya Harisman menyebutkan pihaknya mendapat koordinasi untuk dua pemakaman jenazah. “Ada satu yang positif dan satu probable,” katanya.

Dua jenazah merupakan warga Kecamatan Tamansari dan Kawalu. Pemakaman dilakukan dengan menggunakan protokol khusus di lahan milik keluarga almarhum.

Terpisah, Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum menceritakan saat ini Kementerian Kesehatan pun tengah berupaya menghentikan pandemi dengan program vaksinasi.

Untuk itu, Pemprov Jawa Barat siap mendukung program tersebut supaya sukses diimplementasikan. Menurutnya vaksinasi kedua bagi penerima di tahap 1 termin 1, vaksinasi di 7 daerah se-Jawa Barat akan dimulai Kamis (28/1) mendatang.

“Vaksin ini satu-satunya solusi ilmiah dan bisa dilakukan untuk menghentikan pandemi. Terkait daerah mana saja yang akan ikut termin 1, masih kita bahas,” jelas Uu. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.