Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.6%

7.4%

69.9%

Venue Paralayang Pagerageung Tasik akan Diverifikasi

110
0
UJI COBA. Atlet paralayang uji coba terbang di venue Pasir Gorowong Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung, Senin (14/9). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

PAGERAGEUNG – Atlet paralayang melakukan uji coba terbang posisi yang kedua kalinya di venue Pasir Gorowong Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung, Senin (14/9).

Hal itu sekaligus menjajal venue paralayang yang rencananya akan digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2022.

Baca juga : Tukang Samak Dituding Copet, Beraksi Usai Ceramah UAS di Masjid Agung Kota Tasik

Ketua Pengcab Paralayang Kabupaten Tasikmalaya Mahmud Sugiri mengatakan, uji coba terbang ini untuk melatih para atlet, sehingga mereka memahami lokasi yang direncanakan menjadi venue cabor paralayang. Termasuk latihan ini juga untuk melatih kualitas atlet jelang even bergengsi yang akan dihadapi.

“Jadi mereka akan memperdalam agar lebih tahu karakter di setiap daerah. Pasalnya, tidak semua venue sama. Maka dari itu setiap atlet diwajibkan harus bisa melaksanakan kegiatan penerbangannya di berbagai venue. Jadi semakin banyak venue yang dicoba, maka akan menambah skill dari atlet tersebut,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Kata dia, dalam uji coba ini hadir 12 atlet. Semuanya menjajal lokasi ini untuk mengasah kemampuan jelang hajat olahraga empat tahunan ini. “Mudah-mudahan Pengprov Paralayang Jabar bisa memberikan kesediaan untuk menunjuk venue di Pasir Gorowong,” katanya.

“Sebagai ketua pengcab, saya mengharapkan dari pengprov mengembangkan olahraga ini di Kabupaten Tasik wilayah utara khususnya. Mudah-mudahan paralayang makin berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas,” harapnya.

Lanjut dia, pihaknya sejauh ini masih menunggu verifikasi yang akan dilakukan oleh pengprov terkait venue. Rencananya dalam waktu dekat akan segera dilakukan verifikasi.

“Kami bersikeras dan memperjuangkan bahkan menurut para ahli di lokasi ini sangat cocok digunakan untuk paralayang,” ungkapnya.

Meskipun pendatang baru, ujar dia, Pengcab Paralayang tetap memiliki semangat dan bisa meraih minimal satu medali emas. Walaupun pada kenyataannya banyak pesaing yang cukup berat dan sudah berpengalaman.

“Kami tetap semangat. Ada enam atlet yang sudah disiapkan pada porprov nanti. Kita terus asah mereka supaya matang, mulai dari mental dan kemampuannya. Terutama harus memiliki ketenangan jiwa,” katanya.

Kepala Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung Endang Sunarli mengatakan, lokasi yang dijadikan tempat latihan oleh cabor paralayang itu baru dibuka awal 2019 lalu.

“Kami nekat membuka lahan lokasi untuk masyarakat, alhamdulillah sangat mengharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, menambah pendapatan masyarakat. Karena yang pertama kali menikmati adalah warga, di antaranya mereka banyak yang jualan,” kata dia.

Kata dia, ke depannya juga sangat bagus untuk wisata alam. Ditambah geliat masyarakat untuk membangun desa dari sektor pariwisata sangat luar biasa. Pihaknya juga telah berbicara dengan KONI terkait infrastruktur jalan menuju tempat venue.

Baca juga : 200 Warga Kota Tasik yang Kontak dengan Dokter Positif Corona Jalani Swab Test

Sementara pihak desa telah mempersiapkan fasilitas untuk landing. Namun, pihaknya meminta pemerintah daerah membantu untuk pembangunan infrastruktur jalannya sepanjang tiga kilometer.

“Lahan landing disiapkan satu hektare, itu tanah carik desa. Ke depannya untuk parkir dibutuhkan lahan dua hektare dan kita sangat mendukung agar dapat terselenggara baik,” ungkapnya, menambahkan. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.