Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.8%

7.3%

69.7%

VIDEO Demo Mahasiswa di DPRD Kota Tasik Sempat Ricuh, Gegara Ini..

6465
17

KOTA TASIK – Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam Aliansi BEM Tasikmalaya melakukan aksi di depan Gedung DPRD Kota Tasik, Rabu (15/07) pagi pukul 09.30 WIB terkait Omnibus Law.

Aksi ini dilakukan para mahasiswa yang mempertanyakan aspirasi mereka soal penolakan pemberlakukan Omnibus Law yang diduga tak diabaikan pihak pemerintah pusat.

Rancangan Undang-Undangnya (RUU) terus dibahas pihak DPR RI dan dalam waktu dekat ini akan segera disahkan.

Massa pun mengaku telah beberapa kali melakukan aksi penolakan Omnibus Law ini.

Selain melakukan berbagai orasi dan membawa spanduk beriisikan seruan penolakan, pantauan radartasikmalaya.com di lokasi, massa juga membakar ban di tengah jalan sebagai simbol perjuangan mereka.

Aksi ini awalnya sempat tertib. Selang sejam, tak ada satu pun wakil rakyat yang mau menemui mereka.

Akhirnya kericuhan pun terjadi. Massa berusaha merangsek masuk gedung dan aparat keamanan berusaha memadamkan api yang membakar ban.

Sekitar 10 menit terjadi kericuhan. Ban pun berhasil dipadamkan aparat keamanan menggunakan apar.

Sedangkan para wakil rakyat akhirnya menemui mereka yang diwakili Wakil Ketua DPRD, Agus Wahyudin, anggota DPRD, Dodi Ferdiansah dan Enan Suherlan. Akhirnya audiensi pun berlangsung di tengah massa.

Omnibus Law adalah regulasi atau Undang-Undang (UU) yang mencakup berbagai isu atau topik.

Secara harfiah, definisi Omnibus Law adalah hukum untuk semua. Istilah ini berasal dari bahasa latin, yakni omnis yang berarti ‘untuk semua’ atau ‘banyak’.

“Di tengah pandemi Covid dan berbagai krisis ekonomi, DPR RI malah membahas RUU Cipta Kerja Omnibus Law yang diindikasi banyak menyengsarakan rakyat,” teriak salah seorang orator aksi di atas mobil komando.

Berikut Videonya:


(rezza rizaldi)

loading...

17 KOMENTAR

  1. Kunaon Demona di Tasik euy…
    Kebijakanna Oge Aya dipusat…
    Mending di ajar sing bener,karunya ka kolot mhal biaya kuliah teh…

  2. Kasihan percuma dikampung tdk di dengerin kalian datang demo ke jakarta saja..
    Hidup di kampung sdh pd tenang jgn recokin

  3. Sy sangat kecewa dengan adanya demo.. Sampai sampai saya batal mengambil hasil lab saya krn akses jalan d tutup.. Mahasiswa harusnya berfikir dewasa. Kalah sama kami ijazah SD. Otak kalian d mana. Kami yg sakit bisa mati d jalan krn ulah kalian. Tolong jadi pelajaran besar ..jangan mengganggu ketertiban masyarakat. Pakai Ijazah PPKN kaliann.

  4. Lain aya ku boloho.nya eta jelema..akar masalahna di pusat . Jakarta naha make demo di tasik. Kahade tah aya penunmpang anu hayang ngacauken kota tasik.WASPADA WASPADA.

  5. Bingung aing, loba nu komen te setuju demo. Pdhal mahasiswa keur merjuangkeun masa depan jang barurak jeung dulur sia, ibarat aturan jang mmpermudah rampok trus sia te setuju aya demo kadon nyinyir sia waras?, ai sia naon gawe ath salian nyinyir jeung jedog? Kadon nitah kapusat, jang naon aya pmarentah daerah ai lain jang neruskeun amanat? Manya kdu kabeh ka pusat keur covid kieu, MIKIRRR

  6. Loba nu komentar nanaonan demo? Demo teh bagian dari kebebasan berpendapat, wajar atuh lur kan ngarana ge negara demokrasi. Saha wae bebas rek berpendapat, ayeuna naha demo na di dprd? Panan rek nyampaiken suara ka dpr ri teh lewat dprd, lewat wakil rakyat ti daerah, maenya rek demo di leweung nu rek ngadengena saha? Mikir. Memperjuangkan hak rakyat, omnibus law teh ngarugiken rakyat nguntungken penguasa, nya heeh atuh kudu ditolak maenya rek cicing wae.

  7. Terus berjuang anak muda “saya sangat setuju dan mendukung” jika millenials/anak muda hanya duduk di bangku berarti hanya faham materi kuliah tapi tdk faham apa yg terjadi di luar kampus. Jika tdk ada ruang dialog yg baik dengan pemerintah atau pemangku kepentingan maka mimbar jalanan adalah jalan keluarnya. Semangat jangan lupa fahami substansi dalam menyampaikan aspirasi dan jgn lupa tugas anda sebagai mahasiswa harus tuntas tepat waktu

  8. Seharusnya masayakat tau bahaya ombnibuslaw jika di sahkan ,dampak buruk bukan hanya di pusat tapi di seluruh indonesia bahkan sampai anak cucu kita,mungkin saat ini kalian yg merasa aman dan nyaman bisa duduk enak,tp nanti pada saat sudah di sah kan kalian yg duduk manis pun akan merasakanya,jangn hanya melihat demonya saja,tapi lihatlah masalah yg mengancam dan membahayakan kita dan anak keturunan kita di masa depan

  9. Mikir atuh kang jaman kiwari masih ngagunakeun otak SD, mahasiswa demo omnibus law teh jang kapentingan masyarakat loba lain rek ngaririweuh tasik.atu da sia mah ngajedog wae neuleuna sinetron wae jadi tingaleun berita.
    Ayeuna can karasa ke mun geus di sah keun mah baru tau sia.
    Sok jang teraskeun demona sing tertib we ulah ricuh. Bae kaganggu sakeudeung mah demi masyarakat indonesia.
    LANJUTKAN

  10. Bagus lah mahasiswa sebagai pengawal aspirasi rakyat, yang disesalkan kenapa wakil rakyat sulit menerima aspirasi harus ada sesuatu dulu terjadi.

  11. Ya sbagai mahasiswa jgn surut smangat mu..
    Lawan orang2 kapitalis & penjarah kedaulatan rakyat..yg sudah merasuki pemerintahan & parlemen…
    Tp tetap jgn anarki…
    Smangatt…

  12. Aneh nu nyebut Dasar tolol jang naon demo jang naon demo. Hirup sia ngan sabatas mikiran dahar ayna lain mikiran jang kaharepna monyet…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.