Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Video Detik-detik Polisi Terbakar Saat Amankan Demo Mahasiswa di Pendopo Cianjur

252
0

CIANJUR – Tiga anggota polisi terpaksa harus dilarikan ke rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur lantaran terkena api saat mengamankan aksi demo mahasiswa di Pendopo Kabupaten Cianjur, Kamis (15/8/2019) siang.

Awalnya, para mahasiswa berdemo didepan Gedung DPRD Cianjur dan dilanjutkan ke Pendopo Kabupaten Cianjur. Masa aksi tersebut menuntut untuk bertemu dengan Plt Bupati Cianjur Herman Suherman untuk menyampaikan secara langsung tuntutannya.

Namun, kebetulan Herman Suherman tidak sedang berada ditempat. Akhirnya massa aksi yang terdiri dari beberapa organisasi ekstra mahasiswa tersebut menggelar orasi didepan Gerbang Pendopo.

Selanjutnya, polisi yang mengetahui bahwa mahasiswa membawa ban yang hendak dibakar lantas dicegah oleh polisi. Namun, dari barisan massa aksi ada yang melempar cairan yang diduga bensin ke arah ban yang sudah  menyala dan hendak dipadamkan oleh polisi.

Akibatnya, api membesar dan menyambar anggota polisi dilokasi tersebut. Setidaknya, ada lima anggota polisi yang tersambar api. Bahkan, tiga polisi mengalami luka bakar yang cukup serius.

Ketiganya yakni Bripda Aris simbolon dan Bripda Yudhi anggota Dalmas Polres Cianjur. Sedangkan Aiptu Erwin Yudha anggota Polsek Kota mengalami luka bakar di atas 70 persen.

“Anggota yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar salah anggota polisi di lokasi kejadian.

Terpisah, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah mengaku sangat kecewa dan geram terhadap aksi mahasiswa yang membuat beberapa anak buahnya terbakar.

CIANJUR-Tiga anggota polisi Polres Cianjur harus dilarikan ke rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur lantaran terbakar saat mengamankan aksi demo mahasiswa si Pendopo Kabupaten Cianjur, Kamis (15/8/2019) siang. Saat ini ketiganya tengah menjalani perawatan intensif.

Awalnya, aksi demo mahasiswa itu digelar di Gedung DPRD Cianjur dan dilanjutkan ke Pendopo Kabupaten Cianjur. Massa aksi tersebut menuntut untuk bertemu dengan Plt Bupati Cianjur Herman Suherman untuk menyampaikan tuntutannya secara langsung.

Akan tetapi,  kebetulan Herman Suherman tak sedang berada di tempat.  Akhirnya massa aksi yang terdiri dari sejumlah organisasi mahasiswa ekstra kampus itu menggelar orasi di depan gerbang pendopo.

Selanjutnya, polisi mengetahui bahwa mahasiswa membawa ban yang hendak dibakar yang lantas berusaha dicegah oleh polisi.  Sayangnya, dari barisan massa aksi lantas melempar cairan diduga bensin ke arah ban yang sudah menyala dan hendak dipadamkan petugas.

Akibatnya, api besar langsung menyambar beberapa anggota polisi di lokasi tersebut.

Dari pantauan di lokasi, setidaknya lima anggota polisi tersambar api. Tiga polisi mengalami luka bakar cukup serius.

Ketiganya adalah Bripda Aris simbolon dan Bripda Yudhi anggota Dalmas Polres Cianjur. Sedangkan Aiptu Erwin Yudha anggota Polsek Kota mengalami luka bakar di atas 70 persen.

“Anggota yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar salah anggota polisi di lokasi kejadian.

Terpisah, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah mengaku sangat geram dan kecewa dengan aksi mahasiswa hingga mengakibatkan beberapa anak buahnya terbakar.

“Ini sudah sangat keterlaluan. Tidak bisa diterima,” tuturnya.

Soliyah memastikan akan memberikan tindakan tegas akan kejadian tersebut dan juga akan mengusut tuntas para pelaku.

“Saya pastikan, harus itu. Mereka sudah difasilitasi menggelar aksi, tapi malah bikin seperti ini, ” ucapnya.

Berikut video detik-detik kericuhan hingga anggota polisi terbakar  :

(ruh/pojoksatu/radartasik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.