(Video) Kakek Warga Sumedang yang Hilang di Pangandaran, ternyata Nekat Pulang Jalan Kaki

1796
0

PANGANDARAN – Wisatawan asal Sumedang yang dilaporkan hilang saat berwisata di pantai Pangandaran, Sabtu (11/01), akhirnya pulang ke rumahnya, Minggu (12/01) siang.

Adalah Didi (62), warga Dusun Pabuaran RT 002 RW 005 Desa Awilega Kecamatan Tanjung Kerta Kabupaten Sumedang.

Dia mengaku jalan kaki dari Pangandaran, Sabtu (11/01) sekitar pukul 17.00 menuju ke Bandun dan tiba di Sumedang pukul 10.00.

“Saya mendapat telepon jam dua siang ini, pak Didi ada pulang ke rumah. Mungkin secara logika kita juga heran, tapi Alhamdulillah bisa pulang dengan selamat,” tutur Dudun, tetangganya yang saat ini Minggu (12/01) masih tertahan di Pangandaran, untuk melakukan pencarian.

BACA JUGA : Wisatawan Asal Sumedang Hilang di Pantai Pngandaran, Sempat Pamit pada Rombongan, ini Fotonya..

Menurut Informasi yang ia dapatkan dari istrinya di Sumedang, Didi memutuskan jalan kaki setelah tersesat dan tak berhasil menemukan bus rombongan yang membawanya.

“Katanya jalan kaki sampai ke Bandung, terus dikasih ongkos pulang oleh seorang Polisi dari Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, pencarian sempat dilakukan oleh sejumlah relawan di Pangandaran.

Bahkan, penyisiran dilakukan sampai ke kawasan hutan Cagar Alam Pangandaran.

“Kita khawatir korban masuk ke cagar alam dan tersesat tapi kita tidak temukan,” tutur Solihun, anggota Tagana Kabupaten Pangandaran.

Dikatakannya, pencarian dilakukan bersama rekan-rekannya dari Sumedang sejak Sabtu(11/1) sore.

“Alhamdulillah kita dapat kabar pak Didi ternyata sudah pulang ke rumah. Kita hentikan pencarian,” ungkapnya.

Solihun meminta wisatawan untuk berhati-hati saat liburan di Pangandaran.

“Jaga anggota keluarganya, karena serong juga kasus serupa. Biasanya anak-anak dan lansia yang rawan tertinggal atau tersesat saat di pantai,” ungkapnya.

Ini video pengakuannya:

(nana suryana)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.