Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Wabup Apresiasi Kinerja Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan

17
0
APRESIASI. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman menyapa salah seorang penerima bantuan kursi roda saat syukuran memeringati satu dasawarsa TKSK Garut Rabu (9/10). yana taryana / rakyat garut

TAROGONG KIDUL – Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Garut mengadakan syukuran memeringati satu dasawarsa TKSK di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Garut Rabu (9/10). Pada kesempatan itu, TKSK Kabupaten Garut memberikan bantuan kursi roda dan penyerahan kunci rumah kepada masyarakat kurang mampu.

“Bantuan kursi roda ini ada beberapa orang. Yang diberikan saat ini hanya simbolis saja, satu orang,” ujar Ketua Forum TKSK Kabupaten Garut H Dedeng Hamam kepada wartawan usai kegiatan kemarin.

Selain memberikan bantuan kursi roda, TKSK Garut juga telah membantu memperbaiki rumah tidak layak huni. Selama ini, pihaknya mengaku telah memperbaiki 18 unit rumah di 18 kecamatan.

Anggaran dalam perbaikan rumah, kata dia, didapat dari swadaya 42 anggota TKSK Garut. Seluruh anggota wajib menyisihkan uang untuk memperbaiki rumah yang bangunannya dinilai tidak layak ditempati. “Sistemnya seperti arisan. Dibangunnya juga kita bersama-sama,” ujarnya.

Meski dengan anggaran swadaya, perbaikan rumah tidak layak huni tidak mendapatkan kendala. Karena masyarakat di lingkungan rumah yang akan diperbaiki ikut membantu.

Selain perbaikan rumah, pihaknya juga terus berupaya mengentaskan permasalahan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kabupaten Garut. Tak hanya itu, kini pihaknya melakukan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Kita bekerja sama dengan Dinkes dalam penanganan masalah ini. Setiap harinya kita menangani lima orang, baik PMK maupun ODGJ. Kalau PMKS, jika bukan orang Garut kita bantu untuk pemulangan ke luar daerah,” katanya.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengapresiasai kinerja TKSK yang telah berperan membantu pemerintah dalam menangani masalah sosial serta mengurangi tingkat kemiskinan dan memberdayakan masyarakat. “Tanpa relawan, belum tentu program pemerintah daerah dapat sampai dan diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

Helmi mengatakan TKSK bukan pegawai tetap, tetapi kinerjanya sangat bagus dalam membantu kinerja pemerintah, khusunya dalan pemberian bantuan agar tepat sasaran. Seperti contoh dalam penanggulangan kemiskinan, TKSK membantu dari data kemiskinan. “TKSK implementasinya menolong orang-orang yang membutuhkan, rujukan, pengantaran dan sebagainya. Selain itu, TKSK juga membantu memverifikasi dan validasi data sehingga bantuan lebih tepat sasaran,” paparnya. (yna)

loading...