Wabup Pangandaran Sebut UMK Cukup

72
0
BERBINCANG. Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari saat berbincang dengan wartawan kemarin. Deni Nurdiansyah / Radar Tasikmalaya
BERBINCANG. Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari saat berbincang dengan wartawan kemarin. Deni Nurdiansyah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Pangandaran yang mencapai Rp 1,8 juta lebih dianggap sudah cukup baik.

Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari mengatakan penetapan UMK tersebut sudah sesuai perhitungan dewan pengupahan.

”Itu merupakan hasil hitungan yang cermat, dilihat dari segala aspek, saya kira sudah cukup baik,” ujarnya kepada Radar, Selasa (26/11).

Menurut dia, dengan nilai UMK sebesar itu masih dianggap bisa memenuhi kebutuhan para pekerja. ”Saya kira cukup kalau nilainya sampai segitu, mungkin yang lain masih ada yang menganggap belum cukup,” terangnya.

Lanjut dia, UMK di Kabupaten Pangandaran belum bisa dibandingkan dengan nilai UMK di daerah lain.

”Kalau dibandingkan dengan Bandung yang masih jauh, karena disanakan harga-harga juga mahal,” tuturnya.

Berbeda di Kabupaten Pangandaran, lanjut dia, harga-harga yang dijual di pasaran masih tergolong murah. ”Kalaupun di pantai mahal ketika ada wisata, itu kan situasional,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Adang, belum ada per­usahaan di Kabupaten Pa­ngandaran yang meng­ajukan pe­nang­guh­an ke­naik­a­n UMK ter­sebut. “Mu­dah-mudahan semua pihak me­nerima ke­bijak­an ini,” tan­das­nya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.