Waduh.. Korban Bencana di Kota Banjar Terima Paket Makanan Kadaluarsa

104
0

BANJAR – Miris. Sejumlah korban bencana yang menerima bantuan makanan dari Kementerian sosial melalui Dinas Sosial Kota Banjar, harus kecewa.

Pasalnya, beberapa makanan instan yang ada dalam paket bantuan sudah kadaluarsa.

Korban bencana yang menerima bantuan makanan itu salah satunya Samingin (50 tahun) warga Langkap Lancar Kelurahan Bojong Kantong Kecamatan Langensari Kota Banjar.

Ia merupakan korban bencana angin puting beliung yang rumahnya tertimpa pohon kelapa, pada 6 Desember 2019 lalu.

“Paket makanan seperti saos dan makanan ringan, ternyata tanggal kadaluarsanya Juli 2019. Sekarang kan sudah Desember. Kami jelas kecewa mas karena diberi bantuan makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi,” kata dia, Selasa (17/12).


Ia menerima bantuan paket makanan dan peralatan sandang tiga hari lalu dari Dinas Sosial.

Parahnya, sebagian makanan dari bantuan itu sudah dikonsumsi oleh keluarganya.

“Pas diberi bantuan langsung dibagikan ke anak cucu, sebagian sudah dimakan. Mulai ketahuan itu, anak saya bilang kalau rotinya sudah gak enak rasanya. Ketika dicek tanggalnya sudah kadaluarsa,” keluhnya.

Ia pun menyesalkan hal itu. Pemerintah dinilai telah tega dan tidak selektif dalam menberikan bantuan. “Kita kan korban bencana alam, sudah dapat musibah malah diberi bantuan yang tidak layak makanannya,” kesalnya.

Dari keterangan korban, bantuan makanan yang kadaluarsa di antaranya 3 bungkus roti gandum, 3 roti roma, dan 3 roti malkist sudah kedaluwarsa tertanggal Juli 2019.

Kemudian saus botol kecil dengan masa kedaluwarsa 17 Oktober 2019.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar Asep Tatang Iskandar membenarkan jika ada laporan bantuan makanan yang sudah kadaluarsa dari korban penerima bantuan.

“Parantos ditarik kembali. Ku barudak teu ka cek, eta paket Kemensos kanggo bencana nu dicandak melaui Dinsos Provinsi Jabar. Tadi abdi tos komunikasi sareng Kemensos. Saya pastikan barang yang sudah disampaikan ke masyarakat sudah ditarik, dan kami tadi sudah konfirmasi dengan Kemensos,” jawab Tatang.

(cecep herdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.