Waduh.. Korban Keracunan Nasi Boks Malam Tahun Baru di Manonjaya Kabupaten Tasik Terus Bertambah

338
0

Hingga Kamis (2/1) siang, jumlah warga Manonjaya Kabupaten Tasik yang keracunan setelah mengkonsumsi nasi boks di malam tahun baru, terus beryambah. Totalnya sebanyak 53 orang.

TASIK – Korban keracunan makanan nasi kotak di Kampung Cihaur, Desa Cihaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, terus bertambah.

Salah seorang petugas Puskesmas Manonjaya yang enggan diviralkan namanya membenarkan peristiwa yang masuk kategori luar biasa itu.

Kata dia, rinciannya 37 orang dirawat di Puskesmas Manonjaya, 14 orang dirawat di rumahnya masing-masing, 1 orang dirawat di Rumah Sakit SMC, Singaparna, dan 1 orang dirawat jalan ke salah satu dokter.

Salah seorang korban keracunan, Iip Saeful Mifda (40), warga RT 11, RW 3, Kampung Cihaur ini, mengaku keracunan makanan setelah menyantap nasi kotak kiriman tetanggannya yang syukuran setelah membangun rumah.

“Makanannya berisi kentang, mie, telur, ikan goreng, ase cabai Hijau, dan nasi. Syukuran rumah tetangga. Makanannya di dalam sterofom putih. Dibagikan pas malam tahun baru, Selasa (31/12) seusai Magrib,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia yang ditemui di Puskesmas Manonjaya dan sedang mendampingi istrinya, Aitiah (28), kondisi dia sempat ngedrop pas siang di tahun baru, Rabu (1/1). Karena, dia memakan nasi kotak itu pagi setelah dihangatkan terlebih dahulu.

“Pas jam 12 siang, kepala saya langsung pusing, mual dan meriang. Untung saya ada obat-obatan. Saya minum Amoxilin dan Paracetamol. Sorenya mendingan. Tapi giliran istri saya yang pusing, mual dan meriang. Langsung saya bawa ke IGD puskesmas,” terangnya.

“Istri saya parah. Karena sampai kinu masih lemas, mual dan pusing. Jadi diinpus terus dari tadi malam sampai sekarang. Untungnya anak-anak lagi di rumah kakeknya jadi ga ikut makan nasi kotak itu. Ternyata pas di puskesmas banyak juga yang dirawat Anak tetangga saya juga dirawat,” sambungnya.

Terpisah, Kades Cihaur, Nandang Kurniawan menuturkan, warganya sejak kemarin malam memang mengalami keracunan makanan. Awalnya mereka mengalami muntah-muntah dan sering BAB seperti diare. “Perkiraan awal kami, ini warga karena memang keracunan makanan,” tuturnya.

BACA : Tahun Baru, Puluhan Warga Manonjaya Tasik Keracunan dari Makanan Hajatan

Tambah dia, jumlahnya saat ini warga yang mengalami keracunan sebanyak 53 orang. “Ya, hasil kordinasi kita dengan staf dan pihak puskemas hingga kini sudah 53 orang yang keracunan. Tapi semoga tak bertambah. Tapi masih ada 1 atau 2 orang warg yang berdatangan dan kami pun terus menyisir di lapangan,” tambahnya.

Jelas dia, warga yang keracunan ini serempak waktunya. “Mungkin ada yang di makan pagi, kerasanya siang. Tapi paling banyak memang pas tadi malam. Puluhan warga yang mengalaminya kalau tadi malam. Semoga mereka bisa cepat pulih,” jelasnya.

Sementara itu Dokter Puskesmas Manonjaya Rani Topani menandaskan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan perawatan secara intensif kepada warga yang keracunan ini. Tapi sudah ada beberapa warga yang pulang dan kembali ke rumahnya masing-masing karena sudah membaik kesehatannya.

“Ada 4 orang yang pulang. Tapi kami sarankan tetap kembali diperiksa besok ke puskesmas untuk mengetahui bagaimana perkembangannya.

“Kalau dari berbagai keluhan yang dialami warga ini kemungkinan besar memang karena faktor makanan. Tapi pastinya masih diperiksa samplenya di laboratorium,” tandasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.