WADUH.. OTT KPK, Mensos Jadi tersangka Dugaan Korupsi Bansos Covid-19

182
1
radartasikmalaya.com
Menteri Sosial RI, Juliari Batubara
Loading...

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status menteri Sosial, Juliari Peter Batubara bersama 4 orang lainnya yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Ketua KPK RI, Firli Bahuri mengatakan, sesuai hasil gelar perkara, KPK menetapkan 5 orang tersebut sebagai tersangka dugaan tindak korupsi, dalam suap terkait Bansos Covis-19.

“KPK meneteapkan 5 tersangka sebagai penerima suap,” ujar Firli dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (06/12) dini hari.

Menurut Firli, pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga diterima fee Rp12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh Matheus kepada Juliari melalui AW dengan nilai sekitar Rp8,2 miliar.

Pemberian uang tersebut, selanjutnya dikelola oleh Eko dan orang kepercayaan Juliari bernama Shelvy untuk digunakan membayar berbagai keperluan pribadi Juliari.

Loading...

Untuk periode kedua pelaksanaan paket bansos sembako, terkumpul uang fee dari Bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp8,8 miliar yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan Juliari.

Tersangka penerima Matheus dan Adi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 huruf (i) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Kepada Juliari disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 Sementara kepada tersangka pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 8Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Juliari kini jadi menteri kedua era Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin yang jadi tersangka oleh KPK.

Juliari sendiri merupakan kader PDIP. Dia sempat buron beberapa jam, sebelum menyerahkan diri ke Gedung KPK, Minggu dini hari.

(fin/radartasikmalaya).

 

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.