Wakil Wali Kota Tasik Yakin SKD CPNS Ini Bebas dari Praktek KKN

266
0

KOTA TASIK – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, HM Yusuf menyatakan, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ini dilaksanakan dengan sistem terintegrasi, transparan, obyektif, kompetitif dan akuntabel.

“Tidak diskriminatif dan bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) ,” ujar Yusuf kepada radartasikmalaya.com, Sabtu (1/2).

Baca juga : Test CPNS se-Priangan Timur di Kota Tasik Dimulai, BKN Harapkan tak Ada Gangguan

Terang Yusuf, yang ditemui usai membuka test SKD CPNS se-Priangan Timur, di Gedung Serbaguna Balekota Tasik ini, implementasi dari hal tersebut adalah seleksi dengan menggunakan metode komputerisasi.

“Tes ini disebut juga sistem CAT. Sistem ini adalah sistem rekrutmen pegawai dengan terbuka dan transparan. Keunggulannya adalah publik dapat langsung mengetahui nilai peserta,” terangnya.

Beber Yusuf, sistem seperti ini jelas tak bisa direkayasa. “Sebab sistem aplikasi komputer ini langsung memeriksa jawaban setiap peserta. Sistem tes ini merupakan penerapan secara nyata untuk proses manajemen rekrutmen ASN,” bebernya.

Yusuf menambahkan, hal ini adalah salah satu upaya untuk menghasilkan ASN yang memiliki kompetensi profesional, jujur dan berkarakter.

“Dengan sistem ini terbukti bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat bahwa untuk menjadi ASN itu ditentukan dengan kemampuan dirinya masing-masing,” tambahnya.

Jelas Yusuf, seleksi yang dimulai hari ini diyakini dirinya akan menghasilkan talenta-talenta terbaik yang tak hanya cerdas.

“Tapi mampu berinovasi serta memiliki jiwa melayani masyarakat. Karena pada hakekatnya ASN ini adalah abdi masyarakat,” jelasnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya, Gun Gun Pahlagunara menuturkan, kuota CNPS Kota Tasik kali ini adalah 264 orang dengan formasi yang diutamakan adalah tenaga kesehatan, pendidikan serta teknis.

“Tenaga kesehatan dan pendidikan hampir 70 persen dari kuota ini. Jumlah ini juga disesuaikan dengan kemampuan anggaran kita. Tapi kita pastinya masih kekurangan PNS itu sekitar 400-500 orang lah. Pastinya masih kita data,” tuturnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.