Wakil Walikota Bandung Kunjungi Gedung Safety Riding Center DAM

36
0
Sesi foto bersama dengan Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana, Pihak Kepolisian, Jajaran Manajemen PT DAM, dan Instruktur Safety Riding DAM usai menggelar kunjungan ke Gedung Safety Riding Center DAM, (12/3).
Sesi foto bersama dengan Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana, Pihak Kepolisian, Jajaran Manajemen PT DAM, dan Instruktur Safety Riding DAM usai menggelar kunjungan ke Gedung Safety Riding Center DAM, (12/3).

BANDUNG – Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana mengunjungi Gedung Safety Riding Center PT Daya Adicipta Motora (DAM) pada 12 Maret 2020 di Jl. Raya Cibeureum No. 47, Cimahi.

Kedatangan Wakil Walikota Bandung disambut hangat oleh seluruh jajaran Manajemen PT DAM, diantaranya Corporate Secretary Daya Group Anwar Joesoef dan General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM Lerri Gunawan.

Selain bersilaturahmi, kedatangan Wakil Walikota Bandung yang didampingi jajaran staf dari Pemerintah Kota Bandung untuk melihat tempat Pelatihan Safety Riding dengan fungsi-fungsi yang ada di dalamnya. Mereka juga secara langsung diberikan Pelatihan Safety Riding oleh para tim Instruktur Safety Riding DAM.

General Manager Motorcycle Sales, Marketing & Logistic DAM, Lerri Gunawan mengatakan, Selamat datang sekaligus terima kasih kepada Wakil Walikota Bandung atas kunjungannya ke Gedung Safety Riding Center DAM.

Kami memiliki komitmen yang kuat di bidang Corporate Social Responbility (CSR), salah satunya kami wujudkan dalam bentuk Pelatihan Safety Riding yang secara konsisten terus dilakukan kepada para pengguna sepeda motor.

“Kami berharap dengan adanya gedung ini dapat bermanfaat bagi warga Jawa Barat sebagai sarana latihan berkendara yang baik dan aman guna mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat khususnya di kota Bandung,” ujar Lerri.

Gedung Safety Riding Center DAM dibangun diatas tanah seluas 13.670 m2. Gedung ini merupakan tempat pelatihan keterampilan dan kompetensi berkendara yang baik dan aman untuk mengantisipasi resiko perjalanan dari aspek manusia, kendaraan, serta lingkungan.

Gedung ini memiliki beberapa fasilitas diantaranya On Road Track, Off Road Track, Area Parkir yang luas, Ruang Kelas dengan Kapasitas 40 orang, Ruang Meeting, Ruang Makan Peserta, Locker, Shower Pria dan Wanita, Sepeda Motor Honda untuk Pelatihan, Atribut Berkendara (Helm, Jaket, Sarung Tangan, Pelindung Siku & Lutut, Sepatu Riding, Body Protector), dan Mushola.

Sejak tahun 2002, DAM selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di Jawa Barat terus berusaha konsisten menggelar pelatihan safety riding secara berkesinambungan ke semua lapisan masyarakat. Dimulai dari pelajar sampai masyarakat umum pengguna sepeda motor di wilayah Jawa Barat.

Sebanyak 36.000 orang mulai dari siswa-siswi sekolah SD/SMP/SMA/SMK, perusahaan, masyarakat umum dan juga komunitas pengguna sepeda motor telah diberikan pelatihan safety oleh DAM di sepanjang tahun 2019.

PT Astra Honda Motor (AHM) bersama dengan Main Dealer Sepeda Motor Honda di seluruh Indonesia turut memperkuat kampanye keselamatan berkendara melalui tagline #Cari_Aman kepada seluruh lapisan masyarakat.

#Cari_aman merupakan bentuk kampanye keselamatan berkendara yang diusung oleh AHM dalam upaya menyuguhkan perspektif baru bagi generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam kampanye keselamatan berkendara di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana mengucapkan Terimakasih atas sambutan yang luar biasa dari seluruh manajemen dan karyawan PT DAM atas kehadiran dari Pemerintah Kota Bandung ke Gedung Safety Riding Center DAM.

“Fakta di jalan raya banyak masyarakat yang sekedar hanya bisa berkendara, padahal cukup banyak yang harus dipelajari seperti teknik pengereman, menikung dan keseimbangan. Di Safety Riding Center ini kita bisa menambah wawasan baru soal keamanan dan keselamatan berkendara di jalan raya,” kata Yana.

Setelah mencoba Wakil Walikota Bandung juga mendorong berbagai kelompok masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas Safety Riding Center ini menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung.

“Minimal untuk keamanan diri sendiri yang berdampak pada keselamatan orang lain. Kita juga dorong personel Dinas Perhubungan untuk mengikutinya mengingat pelayanan mereka di jalan raya, kemudian saya berharap nanti kerjasama dapat dijalin juga bagi semua masyarakat,” terangnya. (ind)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.