Wali Kota Banjar Larang Perayaan Tahun Baru

69
1
RAKOR. Perwakilan OPD, tokoh masyarakat, agama saat mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral pengamanan Natal dan Tahun Baru Selasa (15/12). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
RAKOR. Perwakilan OPD, tokoh masyarakat, agama saat mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral pengamanan Natal dan Tahun Baru Selasa (15/12). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Wali Kota sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih MSi melarang kegiatan perayaan Tahun Baru. Larangan dikeluarkan karena dikhawatikan terjadi kerumunan massa saat pergantian tahun.

Ade Uu mengatakan langkah tersebut dilakukan dalam upaya menekan penyebaran wabah Covid-19 di Kota Banjar. Terlebih saat ini kasus positif Covid-19 terus bertambah.

“Ibu (wali kota menyebut dirinya, Red) tekankan sekali lagi, tidak mengizinkan perayaan malam Tahun Baru. Tidak boleh karena akan menimbulkan kerumunan,” kata dia usai rakor lintas sektoral pengamanan Natal dan Tahun Baru di aula Setda Kota Banjar Selasa (15/12).

Dikatakan dia, jika ada yang merayakan, akan dibubarkan petugas gabungan dari tim penindak pelanggar prokes dan semua stakeholder terkait hingga ketua RT/RW.

“Sebenarnya kita semuanya juga jenuh, tapi kalau kita lengah, abai terhadap prokes, maka wabah Covid-19 tidak akan selesai. Maka dari itu mari bersama-sama disiplin terapkan prokes atau 3 M saja,” tandasnya.

Loading...

Baca juga : Kisruh SOTK di Kota Banjar Antara Wali Kota & Wakil, Begini Kata Warga

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK, MH menambahkan yang perlu diwaspadai pada perayaan Natal dan Tahun Baru adalah kerumunan.

“Apalagi ada cuti bersama, tentu banyak yang berlibur. Agar tidak terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Banjar kita perlu antisipasi,” tandasnya.

Dia mengatakan target operasi sa­­at pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru yakni tempat, orang, barang dan kegiatan. Jika ter­jadi kerumunan diingatkan un­tuk bubar.

“Mari kita menjaga Kot­a Banjar agar tetap aman dan kon­dusif. Agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. (nto)

loading...

1 KOMENTAR

  1. Saya warga kota Banjar yang sedang bekerja diluar provinsi yaitu Surabaya, saya berencana cuti pulang setelah setahun saya bekerja disurabaya yaitu bulan Januari.
    Mohon informasi nya dengan seratus covid19 dikota Banjar, apa saya bisa pulang kekota Banjar, terimakasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.