Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.6%

7.4%

69.9%

Wali Kota Banjar Panen Udang Windu Bantuan Pemerintah

253
0
PANEN UDANG. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih saat menunjukkan udang galah yang diambil sendiri saat panen di Dusun Pager Batu Desa Batulawang Jumat (4/9). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
PANEN UDANG. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih saat menunjukkan udang galah yang diambil sendiri saat panen di Dusun Pager Batu Desa Batulawang Jumat (4/9). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih ikut memanen udang galah bersama kelompok Barokah. Panen tersebut dilaksanakan di tambak udang di Dusun Pager Batu Desa Batulawang Kecamatan Pataruman, Jumat (4/8).

“Alhamdulillah uangnya gede-gede. Ini hasil bantuan stimulan 100 ribu bibit udang dari pemerintah,” ujar wali kota kepada wartawan usai panen perdana udang galah.

Melihat hasil panen udang galah yang menjanjikan, maka kata wali kota, perlu dikembangkan di tempat yang lebih strategis kedepannya.

“Tentu, ini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Karena baru kali ini panen udang, yang biasanya panen ikan,” ujarnya.

Baca juga : Pemkot Banjar akan Bentuk Tim, Kaji Lokasi Wisata Kuliner Bulaksawah

Selain itu, kata dia, potensi ini juga bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata tambak udang galah. Karena saat ini belum ada, tentu akan mendongkrak ekonomi apalagi di masa pandemi Covid-19.

Dia berharap kedepannya para petani tambak udang bisa menjadi juragan udang. Dan mampu meningkatkan lagi produktivitas udangnya.

Kepala Desa Batulawang Yosep Erawan bersyukur warganya yang tergabung dalam kelompok Barokah mampu panen udang galah, dari bibit bantuan dari pemerintah beberapa bulan yang lalu.

“Alhamdulillah ini panen perdana hasil bantuan bibit dari pemerintah. Karena sebelumnya terkendala pada bibitnya dan kedepannya sudah tidak sulit lagi,” tutur dia.

Baca juga : Polemik Rotasi Pejabat, BKPPD Kota Banjar Siap Beri Penjelasan

Kata dia, awalnya tambak udang ada di Dusun Cimanggu oleh satu orang yang paham ilmu pembibitan udang. Karena sudah almarhum, ilmunya tidak diwariskan ke penerusnya.

Namun, berkat kecerdasan dan ketentuan Nur Yana, selaku ketua kelompok, sehingga berhasil mengembangkan udang yang awalnya dilakukan secara mandiri sejak tahun 2012. “Kolam yang digunakan ada dua dan untuk pengairan memanfaatkan air dari pegunungan,” pungkasnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.