2018, Terkumpul Dana Rp 125 Miliar dari Pajak

Wali Kota Banjar Puji Kinerja BPPKAD

51
KUNJUNGAN KERJA. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih dan Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana saat mengunjungi pelaku UMKM beberapa waktu lalu. Pembangunan ekonomi dan infrastruktur di Kota Banjar ditopang dari hasil pajak yang dibayarkan masyarakat. (Cecep Herdi/radartasikmalaya.com)

BANJAR – Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah ikut membangun Kota Banjar dengan cara membayar pajak.

Menurut Wali Kota, pajak merupakan kewajiban bagi masyarakat untuk menyukseskan pembangunan. Dari pajak, pemerintah membangun infrastruktur, seperti gedung, jalan, jembatan. Pajak yang terkumpul dari masyarakat itu banyak disalurkan kembali untuk pendidikan, kesehatan, dan sebagainya.

”Dari pajak seluruh pembangunan di Kota Banjar akan berjalan lancar dan merata. Kita harus bangga membayar pajak, bangga menjadi warga yang taat pajak. Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Kota Banjar yang sudah membayar pajak tepat waktu,” kata Ade Uu Sukaesih Rabu (9/1).

Ade menjelaskan pajak banyak macamnya. Ada pajak yang menjadi pendapatan asli daerah dan ada juga retribusi pajak yang masuk ke kas negara melalui pemerintah provinsi atau pusat.

Misalnya untuk pajak daerah adalah pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak hotel, restoran, reklame dan sebagainya. Pajak-pajak itu dipungut Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Banjar. Sementara untuk pajak kendaraan bermotor merupakan jenis pajak provinsi yang merupakan bagian dari pajak daerah.

”Saya juga mengapresiasi kinerja OPD yang mengurusi keuangan daerah termasuk penanganan retribusi dan penarikan pajak terhadap wajib pajak. Saya mengapresiasi BPPKAD (Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Red) yang sudah berhasil menangani keuangan dengan baik sehingga kita mampu meraih penghargaan WTP hingga 8 kali berturut-turut,” katanya.

Ade berharap setiap tahun masyarakat yang belum taat bayar pajak semakin sadar akan pentingnya membayar pajak.

Kepala Bidang Pendapatan BPPKAD Kota Banjar Heri Sapari mengatakan realisasi pendapatan pajak daerah tahun 2018 sebesar 95,18 persen. Menurutnya tanpa dukungan masyarakat sadar akan pembayaran pajak, pihaknya akan kesulitan dalam menarik retribusi pajak.

“Kami juga dari bidang yang langsung menangani perpajakan daerah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat. Realisasi pendapatan pajak daerah Kota Banjar tahun 2018 sebesar Rp 125.454.618.137 dari target sebesar Rp 131.813.257.467. Mudah-mudahan tahun ini target bisa lebih meningkat dari tahun lalu,” katanya. (cep)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.