Wali Kota Banjar Tidak Akan Divaksin Covid-19

103
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi vaksin covid-19
Loading...

BANJAR – Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih dipastikan tidak akan meneriman suntikan vaksin Sinovac yang direncakan tiba di Kota Banjar Jumat (22/1). Hal itu lantaran usia Ade Uu Sukaesih di atas 60 tahun atau masuk kategori lanjut usia (lansia).

“Bu wali (Ade Uu Sukaesih, Red) tidak akan disuntik vaksin Sinovac karena usianya sudah lebih dari 60 tahun. Paling nanti digantikan pak wakil wali kota,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Banjar Budi Hendrawan, Senin (18/1).

Kementerian Kesehatan menyebut pemerintah telah menetapkan setidaknya enam kelompok prioritas vaksin virus corona. Mereka adalah tenaga kesehatan, tokoh agama, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, peserta BPJS dan masyarakat berusia 18-59 tahun.

Akan tetapi, dari keenam kelompok tersebut, tak ada untuk kategori lansia yang berusia 60 tahun ke atas. Sementara para lansia rencananya mendapatkan suntikan vaksin sekitar Maret-April 2021.

Baca juga : Kasus Corona di Kota Banjar Terus Meningkat

loading...

Saat ini, program vaksinasi prioritas untuk tenaga kesehatan dan petugas publik berlangsung serentak di seluruh provinsi secara bertahap Sejak Rabu (13/1), program vaksinasi virus corona Covid-19 di Indonesia telah dimulai. Presiden RI Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac, disusul sejumlah kalangan, termasuk menteri dan influencer.

Untuk diketahui, Indonesia memiliki 18 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Sebanyak 3 juta di antaranya telah didistribusikan ke seluruh provinsi, sementara 15 juta dosis vaksin baru tiba beberapa waktu lalu. Selain Sinovac, Indonesia juga rencananya akan menggunakan beberapa merek vaksin lain, yaitu Bio Farma, Novavax, Pfizer, Moderna, AstraZeneca, dan Sinopharm.

Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana mengatakan tidak keberatan untuk menerima vaksin pertama kali di Kota Banjar. Sebagai seorang pimpinan, kata dia, harus memberikan contoh dan tauladan untuk pegawai pemerintahan maupun untuk masyarakat.

“Saya siap divaksin pertama kali. Menjadi seorang pemimpin sudah menjadi keharusan memberi contoh yang baik bagi masyarakatnya,” kata dia.

Demikian juga dengan Ketua DPRD Kota Banjar Dadang R Kalyubi. Ia juga siap menjadi orang dalam deretan tahap pertama selain tenaga kesehatan dalam menerima suntikan Covid-19.

“Siap dong. Harus siap. Karena itu ikhtiar kita ya untuk terbebas dari virus Corona Covid-19. Sebagai wakil rakyat juga saya harus memberikan contoh yang benar,” katanya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.