Wali Kota Tasik Instruksikan TNI-Polri Bubarkan Paksa Kerumunan Massa

237
1

KOTA TASIK – Usai mengumumkan 1 warganya positif corona, Rabu (25/03) siang, Wali Kota Tasik Budi Budiman, instruksikan TNI-Polri untuk bubarkan paksa kerumunan massa, di seluruh wilayah kota.

Budi yang juga Ketua Tim Krisis Center Covid-19 menyatakan, wilayahnya ditingkatkan statusnya menjadi kejadian luar biasa (KLB) Covid-19.

Pihaknya pun telah menyediakan anggaran sebanyak Rp 18 miliar dari berbagai pos alokasi secara darurat untuk penanganannya.

Berita terkait : 1 Wanita Warga Kota Tasik Positif, 71 Orang yang Pernah Kontak Di-tracking
Berita terkait : Bandar Udara Wiriadinata Kota Tasik Ditutup Antisipasi Sebaran Corona

“Setelah ada positif di Kota Tasik terpapar dari Jakarta dan Yogyakarta, status Kota Tasik ditetapkan sebagai KLB covid-19,” ujar Budi kepada radartasikmalya.com.

Setelah KLB, terang Budi, masyarakat diminta meningkatkan kesadaran dan mematuhi seluruh prosedur pemerintah yang telah ditetapkan.

Terutama terapkan pola social distancing atau menghindari kerumunan karena selama ini paling efektif memutus mata rantai penyebarannya.

“Paling utama adalah kesadaran masyarakat, hindari kerumunan warga. Kita sudah koordinasi dengan Polri dan TNI setempat untuk membubarkan seluruh acara yang berkerumun warga. Pol PP juga terus 24 jam memonitor ke kampung-kampung,” terangnya.

Setelah peningkatan KLB Kota Tasik ini, pihaknya bukan langkah sosialisasi lagi tapi sudah ke tahapan langkah pencegahan.

Tim Gugus Tugas pun telah menyepakati akan menerapkan pola-pola pencegahan selama 24 jam sampai kondisi wabah corona mereda.

“Sesuai maklumat yang telah diterapkan, kerumunan warga akan dibubarkan Kepolisian, TNI dan Pol PP. Lokasi-lokasi yang bisa berkerumun massa pun akan segera ditutup,” tambahnya.

Selama ini, jelas Budi, pihaknya mengkhawatirkan akan terus membludaknya pasien corona sementara tenaga medis di wilayahnya sangat terbatas.

Jika sampai itu terjadi, diprediksi wilayahnya akan sangat kewalahan dalam menangani penyebaran wabah corona ini.

“Kita terus persiapkan berbagai langkah untuk kemungkinan sampai ke terburuk. Makanya, kami mohon kepada masyarakat untuk menyadari kondisi sekarang dan menjalankan, mematuhi seluruh prosedur yang telah ditetapkan. Jika masih ada yang bandel terutama di kampung-kampung yang sifatnya berkerumun massa akan dibubarkan langsung,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.